Tentara Jepang Tiba di Pontianak, Boyong 3 Heli Raksasa Chinook Bantu Padamkan Karhutla

Selasa, 08 Sep 2026, 21:30 WIB

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI memastikan sebanyak 180 personel militer dan tiga helikopter CH-47 Chinook dari Jepang diterjunkan ke Kalimantan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (8/9).

"Jepang turut mengerahkan sekitar 180 personel yang terdiri atas kru operasi dan unsur pendukung lainnya," seperti dikutip siaran pers Badan Komunukasi Pemerintah (Bakom) RI yang disiarkan Selasa di Jakarta.

Ket. Foto: Arsip. Militer Jepang dan TNI melakukan survei lokasi posko untuk membantu penanganan karhutla di Kalbar. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Kemenag Kalbar

Dalam siaran pers tersebut, dijelaskan para personel dari Jepang itu saat ini sudah berada di Pontianak. Keberadaan mereka di sana untuk memeriksa fasilitas pendukung helikopter karena Pontianak direncanakan akan menjadi pangkalan heli CH-47 Chinook.

Helikopter tersebut juga merupakan salah satu bantuan yang dikirim pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia untuk menangani karhutla.

Dengan adanya helikopter tersebut, diharapkan proses pemadaman api menggunakan metode water bombing dapat dilakukan dengan lebih maksimal.

Masih dalam siaran pers yang sama, helikopter tersebut kini dalam perjalanan menuju Kalimantan dan diperkirakan sampai pada Rabu (9/9).

Indonesia tetap pegang kendali operasi karhutla

Meski mendapat bantuan dari Jepang, pemerintah menegaskan tetap memegang kendali penuh atas operasi penanganan karhutla di Indonesia. Pemerintah memastikan aset dan personel Jepang berperan sebagai unsur pendukung, sementara pelaksanaan misi tetap terintegrasi dalam mekanisme operasi pemerintah Indonesia.

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama pertahanan komprehensif atau Defence Cooperation Arrangement (DCA) antara Indonesia dan Jepang yang ditandatangani pada 4 Mei 2026.

Dalam kerja sama tersebut, salah satu ruang lingkup utamanya mencakup pengelolaan bencana, termasuk Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR). Karena itu, menurutnya, kerja sama tersebut bersifat kemanusiaan dan perlu dipandang dalam kerangka diplomasi secara utuh.

"Jadi, seluruh kemampuan nasional tetap dikerahkan. Bantuan Jepang kemudian diintegrasikan dengan seluruh operasi penanganan karhutla yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia," tutur dia.

Sebagai penutup, Tri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang atas dukungan tersebut. Ia mengatakan kehadiran tiga helikopter itu mencerminkan semangat saling membantu antarnegara sahabat sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan yang semakin komprehensif.

"Atas nama pemerintah Indonesia, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Jepang atas dukungan dan solidaritas yang diberikan. Kami berharap tambahan tiga helikopter CH-47 Chinook dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan," pungkas dia.

  • kementerian pertahanan
  • karhutla kalimantan
  • bantuan militer jepang
  • helikopter chinook

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.