Nyaris Putus Asa di Tengah Laut, Lima Nelayan Berhasil Diselamatkan Tim SAR Tual

Senin, 07 Sep 2026, 00:08 WIB

AMBON - Tim SAR dari Pos SAR Tual mengevakuasi lima orang nelayan yang terombang-ambing di sekitar perairan antara Pulau Ler dan Pulau Ngodan di Kabupaten Maluku Tenggara akibat perahu panjang (longboat) yang mereka gunakan mengalami mati mesin.

"Operasi SAR untuk menyelamatkan lima nelayan ini bermula dari laporan salah satu keluarga korban atas nama Rahmat Saleh ke Pos SAR Tual sekitar pukul 15:50 WIT," kata komandan tim operasi SAR Guntur Mohan Mewar dalam rilisnya yang diterima di Ambon, Minggu.

Ket. Foto: Seorang anggota Tim SAR mengawasi lima nelayan asal Kota Tual yang baru dievakuasi akibat longboat mereka mengalami mati mesin dan terombang-ambing usai memancing ikan di perairan antara Pulau Ler dan Pulau Ngodan di Maluku Tenggara pada Minggu (6/9). — Sumber: Antara foto/HO Basarnas Ambom

Usai menerima informasi kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tual langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan RIB dengan jarak kurang lebih 14,28 Nautical Mile dan Heading 289° arah barat dari Pelabuhan PPN Tual.

Operasi SAR melibatkan unsur dari Tim Rescue Pos SAR Tual serta keluarga korban dan menggunakan peralatan SAR berupa RIB Pos SAR Tual dan Rescue Car.

Longboat nahas tersebut akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan sekitar pukul 17.02 WIT masih di sekitar lokasi kejadian.

Menurut dia, seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi bersama menuju Kota Tual guna diserahkan kepada pihak keluarga.

Pihak keluarga dalam laporannya menjelaskan kalau kelima nelayan tersebut merupakan warga Desa Fiditan, Kota Tual yang pergi melaut menggunakan longboat sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WIT. Kelima nelayan tersebut diketahui pergi menuju spot mancing di sekitar perairan antara Pulau Ler dan Pulau Ngodan di Kabupaten Maluku Tenggara.

"Sebenarnya mereka sudah dalam perjalanan pulang usai melakukan aktivitas memancing ikan sekitar pukul 15.30 WIT, namun dalam perjalanan longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan tidak dapat melanjutkan perjalanan kembali," ucapnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.