Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bitcoin Gagal Tembus 80.000 Dollar AS, Investor Kini Menanti Sinyal Besar dari ETF dan The Fed

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 06:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Yudhono memperkirakan volatilitas Bitcoin masih tinggi sepanjang September karena pasar akan semakin bergantung pada data ekonomi.

“Pasar akan sangat sensitif terhadap angka tenaga kerja dan inflasi AS. Jika data menunjukkan ekonomi mulai mendingin tanpa inflasi kembali melonjak, ruang bagi aset berisiko untuk kembali menguat akan terbuka,” katanya lagi.

Sebaliknya, inflasi yang tetap tinggi dapat memperpanjang tekanan terhadap Bitcoin, karena mempersempit ruang pelonggaran kebijakan moneter AS.

Adapun dalam jangka pendek, level 80.000-81.000 dollar AS menjadi zona penting bagi Bitcoin. Jika mampu menembus dan bertahan di atas zona tersebut, momentum penguatan berpeluang kembali terbentuk.

Namun, jika gagal merebut kembali 80.000, Bitcoin berpotensi melanjutkan konsolidasi sembari menunggu katalis makro berikutnya.

“Pertanyaannya bukan sekadar apakah Bitcoin bisa kembali ke 80.000 dollar AS. Yang lebih penting adalah apakah 80.000 dollar AS nantinya dapat berubah dari resistance menjadi support,” kata Yudhono.

Menurut dia, sinyal penguatan akan lebih kuat apabila perubahan tersebut disertai kembalinya arus modal institusional dan kondisi makroekonomi yang lebih kondusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Cuaca Akhir Pekan, BMKG: Ja...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.