Tekankan Pertolongan untuk Pasien, Senator Lia Istifhama Beri Dukungan Moral ke Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo

Kamis, 03 Sep 2026, 19:41 WIB

SIDOARJO – Penanganan terhadap korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, masih berlangsung. Data Dinas Kesehatan Sidoarjo hingga Rabu malam mencatat sebanyak 593 warga terdampak dalam kejadian tersebut.

Sebagian korban, yang mayoritas merupakan pelajar, masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Salah satu rumah sakit yang menerima pasien adalah RS Delta Surya Sidoarjo.

Ket. Foto: Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama berdialog dengan santri selama berada di ruang perawatan. Dia memberikan dukungan kepada para pasien yang masih menjalani proses pemulihan setelah mengalami gejala sakit secara tiba-tiba. — Sumber: Istimewa

Kondisi tersebut mendapat perhatian Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama. Baru-baru ini, Ning Lia datang langsung ke Sidoarjo setelah bertolak dari Jakarta untuk melihat kondisi korban yang menjalani perawatan.

Dalam kunjungannya, Ning Lia secara khusus menemui para santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam. Lebih dari 400 santri dari lembaga pendidikan tersebut dilaporkan terdampak dalam kejadian dugaan keracunan MBG.

Lia berdialog dengan sejumlah santri selama berada di ruang perawatan. Selain menanyakan kondisi kesehatan mereka, ia memberikan dukungan kepada para pasien yang masih menjalani proses pemulihan setelah mengalami gejala sakit secara tiba-tiba.

Dari sisi medis, kondisi pasien di RS Delta Surya disebut menunjukkan perkembangan positif. Direktur RS Delta Surya Sidoarjo,  Warih Kusumaningtyas, mengatakan sebagian pasien sudah mengalami perbaikan dan sejumlah pasien yang kondisinya memenuhi kriteria medis telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.

“Alhamdulillah kondisi para pasien secara umum terus membaik. Sebagian besar gejalanya sudah tertangani dengan baik, dan beberapa pasien yang kondisinya sudah stabil serta memenuhi syarat medis hari ini sudah diizinkan untuk pulang ke rumah,” ujar Warih.

RS Delta Surya merupakan salah satu dari sembilan fasilitas kesehatan yang menjadi lokasi rujukan dalam penanganan korban. Sejak Selasa, rumah sakit tersebut menerima pasien yang datang secara bertahap untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.

Lia menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang menangani para korban sejak kasus tersebut terjadi.

“Saya mengapresiasi kesiapsiagaan tim medis RS Delta Surya yang memberikan pelayanan medis terbaik untuk korban yang datangnya silih berganti hingga siang hari tadi,” ungkap Lia.

Selain meninjau kondisi korban, Lia mengingatkan agar penanganan warga yang terdampak tetap menjadi prioritas selama proses penanganan kasus berlangsung. Menurut dia, pencarian penyebab dan pihak yang bertanggung jawab dapat dilakukan melalui proses pemeriksaan, sementara pasien membutuhkan pertolongan terlebih dahulu.

“Saat terjadi musibah, seharusnya tidak perlu mencari siapa yang salah terlebih dahulu, tetapi kita mencari siapa yang pertama kali harus diberikan pertolongan,” tegasnya.

  • Ning Lia

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.