Jangan Kaget Jembatan Bambu Tegal Alur Bakal Dibongkar, Ada Apa? Ini Alasan Pemkot Jakbar

Kamis, 03 Sep 2026, 00:10 WIB

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) akhirnya akan membongkar jembatan kayu di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, agar pembuatan jembatan baru berkonstruksi semi permanen segera dimulai.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah menyebut, proses pembongkaran melibatkan jajaran Pemerintah Kecamatan Kalideres, Kelurahan Tegal Alur, Satpel SDA Kecamatan Kalideres, unsur tiga pilar, serta warga sekitar.

Ket. Foto: Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat meninjau jembatan yang terbuat dari bambu dan kayu di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Rabu (2/9). — Sumber: Antara foto/HO-Pemkot Jakbar

"Sebelum pelaksanaan pembongkaran, pemerintah beserta unsur terkait telah melakukan sosialisasi menyeluruh dan menyampaikan kesepakatan bersama warga mengenai rencana penggantian jembatan tersebut, sehingga seluruh proses berjalan dengan pemahaman dan dukungan masyarakat," kata Iin di Jakarta, Rabu.

Ia menyebut, pembongkaran jembatan sementara itu dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan warga yang menjadi pengguna utama.

Jembatan bambu dan kayu yang sejak lama difungsikan sebagai penghubung di kawasan Kali Semonggol itu dinilai sudah tidak memadai lagi untuk menopang beban lalu lintas warga sehari-hari.

"Nantinya, jembatan tersebut akan digantikan dengan jembatan berkonstruksi semi permanen yang jauh lebih kuat, kokoh, dan layak digunakan dalam jangka waktu lebih panjang," katanya.

Adapun PT Adhi Karya selaku pihak yang ditugaskan telah dijadwalkan untuk segera mengerjakan pembangunan jembatan pengganti tersebut, dengan target penyelesaian dalam waktu kurang lebih dua minggu.

"Harapannya, warga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk kembali menyeberang dengan fasilitas yang jauh lebih aman dan nyaman," imbuh Iin.

Digantinya jembatan bambu yang selama ini menjadi penghubung utama di kawasan Kali Semonggol, mendapat apresiasi dari warga setempat.

Salah satu warga, Yanto, menyebut dibangunnya jembatan baru berkonstruksi semi permanen bukan sekadar infrastruktur pengganti, namun menjadi solusi atas kekhawatiran yang selama ini dirasakan warga.

Selama bertahun-tahun, warga harus menyeberangi jembatan bambu dan kayu yang kondisinya semakin rapuh, terlebih saat musim hujan tiba. Setiap kali melintas, selalu ada rasa cemas mengingat bahan bangunannya yang sudah tua dan tidak lagi menjamin keamanan penggunanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Wali Kota, Iin Mutmainnah. Beliau mendengar keluh kesah kami,” ujar Yanto.

Sosialisasi yang dilakukan sebelum pembongkaran serta keterbukaan dalam mengomunikasikan rencana pembangunan juga disambut baik oleh warga, sehingga seluruh proses berjalan harmonis tanpa kendala.

Rencana pembangunan jembatan semi permanen yang akan dikerjakan PT Adhi Karya dalam waktu kurang lebih dua minggu ini dinilai Yanto sebagai solusi yang sangat tepat.

"Harapannya, pembangunan sesuai jadwal, sehingga warga bisa segera menggunakan jembatan yang lebih kokoh, aman," imbuhnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat menyiapkan pembangunan jembatan sementara berbahan baja wide flange (WF) untuk pejalan kali di RT02/RW02, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.