Serie A Italia: Malen Tampil Impresif, Roma Atasi Lecce 4-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Selasa, 01 Sep 2026, 07:14 WIB

ROMA — Donyell Malen kembali menjadi bintang utama ketika AS Roma tampil perkasa untuk melibas Lecce 4-0 dalam lanjutan Serie A, Selasa (1/9) dini hari WIB. Penyerang asal Belanda itu mencetak dua gol dan membawa Roma menempati puncak klasemen setelah meraih dua kemenangan beruntun.

Malen semakin menunjukkan ketajamannya sejak bergabung dengan Roma dari Aston Villa pada Januari lalu. Dua gol ke gawang Lecce membuat pemain internasional Belanda tersebut telah mengoleksi 19 gol dalam 20 pertandingan Serie A sejak mengenakan seragam Giallorossi.

Ket. Foto: Para pemain AS Roma melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam laga Serie A kontra Lecce, Selasa (1/9) dini hari WIB. — Sumber: Serie A

Catatan tersebut semakin mengesankan karena Malen sebelumnya juga mencetak hat-trick ketika Roma menghancurkan Fiorentina 4-0 pekan lalu. Dalam dua pertandingan terakhir, Malen telah mencetak lima gol.

Bermain di stadion Lecce yang dipenuhi suporter tuan rumah, Roma justru tampil agresif sejak menit pertama.

Tim asuhan Gian Piero Gasperini melancarkan serangan balik cepat berkali-kali dan membuat pertahanan Lecce kewalahan.

Penyerang 27 tahun itu mencetak dua gol hanya dalam 24 menit pertama dan membuat Roma berada dalam posisi nyaman sejak awal pertandingan.

Kecepatan transisi Roma menjadi senjata utama. Begitu mendapatkan ruang, para pemain Giallorossi langsung mengirim bola ke lini depan dan memanfaatkan kemampuan Malen untuk berlari di belakang pertahanan lawan.

Setelah Malen membawa Roma unggul, Matias Soulé menambah gol ketiga pada menit ke-25.

Soulé sebenarnya tengah dikaitkan dengan kemungkinan meninggalkan Roma. Namun, pemain Argentina tersebut justru memberikan kontribusi penting dalam kemenangan besar di Lecce.

Gol keempat kemudian lahir setelah satu jam pertandingan melalui pemain baru berusia 19 tahun, Rodrigo Mora.

Gelandang muda asal Portugal itu melengkapi pesta Roma sekaligus mencatatkan momen penting pada awal kariernya di Italia.

Performa Malen membuat Gasperini kembali memberikan pujian tinggi. Pelatih berusia 68 tahun itu sebelumnya menyebut penampilan Roma saat mengalahkan Fiorentina sebagai performa kelas atas. Kemenangan di Lecce memperlihatkan bahwa standar tersebut mulai menjadi karakter baru Roma.

Gasperini bahkan menyebut perekrutan Malen sebagai sebuah perjudian yang berhasil.

“Dia memiliki kemampuan untuk mengontrol bola, berbalik, dan kemudian melakukan akselerasi hanya dalam beberapa saat. Itu adalah karakteristik luar biasa untuk seorang penyerang tengah,” kata Gasperini. “Baik saya maupun dia menginginkan dia bermain dalam peran ini.”

Malen memang terlihat semakin nyaman beroperasi sebagai penyerang tengah. Peran tersebut memberikan kebebasan kepadanya untuk memanfaatkan kecepatan, pergerakan tanpa bola, serta kemampuan menyelesaikan peluang.

Dengan 19 gol dalam 20 pertandingan Serie A sejak bergabung pada Januari, Malen kini menjadi salah satu penyerang paling produktif di kompetisi Italia.

Gasperini kemudian menarik Malen keluar lapangan setelah Roma berada dalam posisi aman.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan jadwal padat yang menanti Roma serta kondisi finansial klub yang membuat mereka harus berhati-hati dalam mengelola skuad dan beban gaji.

Roma tidak ingin mengambil risiko kehilangan pemain penting karena kelelahan atau cedera pada fase awal musim.

Dengan dua kemenangan dan selisih gol +8, Roma kini berada di posisi teratas klasemen Serie A.

Pada pertandingan lain yang berlangsung Senin malam, Atalanta juga meraih kemenangan dramatis. Mereka menundukkan Bologna 1-0 melalui gol Lazar Samardzic pada menit keenam masa tambahan waktu.

Tembakan jarak jauh Samardzic sempat terlihat seperti peluang spekulatif, tetapi bola meluncur ke sudut bawah gawang dan memastikan kemenangan Atalanta.

Hasil tersebut membuat Atalanta juga mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Mereka bergabung dengan Roma, juara bertahan Inter Milan, AC Milan, Juventus, dan Lazio yang sama-sama meraih hasil sempurna dalam dua pertandingan pertama.

Namun, Roma memiliki keunggulan selisih gol sekaligus seorang penyerang yang sedang berada dalam performa luar biasa.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.