Banten Memperoleh Kado HUT atas Kesuksesan Pendidikan dan Ekonomi
Senin, 05 Okt 2026, 00:24 WIBTANGERANG â Tanpa terasa bahwa Provinsi Banten sudah berusia 26 tahun. Ada berbagai pengalaman dalam perjalanannya. Namun, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bahwa sejumlah capaian pembangunan strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya bidang pendidikan dan ekonomi menjadi kado perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten.
â
Dalam pemaparannya, Gubernur Andra menjelaskan capaian sektor pendidikan, Pemprov Banten telah meresmikan tujuh unit sekolah baru yang mencakup 2 SMA, 4 SMK, dan 1 sekolah khusus (SKh) dengan kapasitas total menampung hingga 1.356 peserta didik.
â
"Sementara di bidang infrastruktur, Pemprov Banten mencatat realisasi pembangunan 61 ruas jalan desa dan satu jembatan sepanjang 71 kilometer pada 2025," katanya dalam keterangan tertulis diterima di Tangerang, Minggu.
Ia bilang, perbaikan juga menyasar tujuh daerah irigasi sepanjang 6,90 kilometer guna mengairi lahan pertanian seluas 448,15 hektare. Untuk mewujudkan hunian yang sehat dan aman, pemerintah telah memperbaiki 389 unit rumah tidak layak huni (RTLH).
"Pembangunan infrastruktur permukiman turut dipacu melalui penyelesaian 407,43 kilometer jalan lingkungan, 75 kilometer drainase, dan 10 unit posyandu," ujarnya.
âKemudian, pada sektor kesehatan, Pemprov Banten memperkuat kapasitas pelayanan melalui peresmian fasilitas baru di RSUD Malingping, RSUD Irsyad Djuwaeli Labuan, dan RSUD Uwes Qorny Cilograng.Selain program daerah, Banten juga aktif menyukseskan program prioritas nasional.
"Tercatat sebanyak tujuh Sekolah Rakyat telah beroperasi, sementara empat satuan pendidikan ditetapkan sebagai Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda Transformasi melalui program Sekolah Garuda," paparnya.
â
Dia juga mengungkapkan, pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banten kini telah menjangkau sekitar 3,5 juta penerima manfaat. Di sisi lain, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah memfasilitasi 7,2 juta warga Banten untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan cuma-cuma di berbagai fasilitas kesehatan.
Geliat ekonomi kerakyatan turut didorong lewat pembentukan 1.551 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan 694 di antaranya telah beroperasi per September 2026 serta Program Kampung Nelayan Merah Putih di 15 desa pesisir.
"Konektivitas wilayah juga diperkuat melalui pembangunan sembilan ruas jalan lewat program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD)," ucapnya.
â
Ia pun mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten agar tidak memandang pekerjaan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah demi mendekatkan pelayanan publik sesuai maruah pembentukan Provinsi Banten.
"Seluruh pencapaian ini terwujud berkat sinergi erat antara pemerintah pusat, Pemprov Banten, kabupaten/kota, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat," kata dia.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
KSOP: Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal saat Anak Krakatau Erupsi
-
Dunia Usaha Buka Suara, Kadin Minta Menkeu Suahasil Nazara Selamatkan Kepercayaan Pasar
-
Produksi tepung tapioka meningkat saat kemarau
-
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Sepanjang Hari, Suhu Berkisar 25-35 Derajat Celsius
-
Jawab Kebutuhan Masyarakat, Pemprov Banten Hadirkan Layanan Publik Terpadu di Pandeglang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.