Peduli Korban Gempa NTT, Puluhan Siswa SD di Ponorogo Galang Donasi.

Jumat, 21 Agu 2026, 21:27 WIB

Puluhan siswa SD di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggalang donasi untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui kegiatan Jumat Ukhuwah dan Amal Ramah (JUARA), Jumat.

Aksi solidaritas tersebut melibatkan siswa dan guru SDN 1 Ngrupit dengan mengusung tema “Rajut Doa dan Peduli Sesama”.

Ket. Foto: Siswa SDN 1 Ngrupit mengikuti penggalangan donasi untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (21/8). — Sumber: Antara Foto

Selain mengumpulkan donasi, kegiatan diisi doa bersama untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Kepala SDN 1 Ngrupit Prema Kartika Intansari mengatakan penggalangan donasi menjadi bagian dari upaya sekolah mengenalkan kepedulian sosial kepada siswa melalui aksi nyata.

“Menanamkan kepedulian sosial tidak cukup hanya melalui teori di kelas. Anak-anak perlu mempraktikkannya secara langsung agar menjadi pengalaman bermakna dalam pembentukan karakter mereka,” ujar Prema.

Menurut dia, JUARA merupakan kegiatan rutin sekolah yang digelar setiap Jumat. Dalam kegiatan tersebut, siswa dibiasakan melakukan berbagai aktivitas yang mendorong kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.

Rangkaian kegiatan kali ini diawali pembiasaan pagi, salat Dhuha berjamaah, dan doa bersama bagi korban bencana di NTT. Siswa dan guru kemudian secara sukarela menyisihkan uang untuk didonasikan.

Salah seorang siswa, Yasmin Adeliana, mengatakan dirinya sengaja menyisihkan sebagian uang saku untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Saya senang bisa ikut membantu. Saya menyisihkan sebagian uang saku untuk diberikan kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah di NTT,” katanya.

Pihak sekolah berharap aksi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan penggalangan dana, tetapi menjadi pengalaman bagi siswa untuk membangun empati dan kebiasaan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Tidak disebutkan rinci berapa siswa terlibat aksi donasi maupun jumlah dana kemanusiaan terkumpul dalam acara tersebut.

Pihak perwakilan sekolah maupun wali murid menyebut aksi itu lebih ditujukan untuk menggugah atau membangun jiwa solidaritas, kemanusiaan serta rasa empati para pelajar sejak usia dini, selain untuk tujuan amal.

  • gempa ntt

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.