Polda Bengkulu Salurkan Ribuan Liter Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan
Minggu, 30 Agu 2026, 15:52 WIBKOTA BENGKULU - Satuan Brimob Kepolisian Daerah Bengkulu menyalurkan ribuan liter air bersih kepada sejumlah masyarakat di tengah kondisi kemarau yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir.
Penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap kepada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, salah satunya yang berada di Kelurahan Betungan Kota Bengkulu.
"Polri akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian kami untuk membantu meringankan kesulitan warga yang terdampak kemarau," kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto di Kota Bengkulu, Minggu.
Ia menyebut personel kepolisian bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kepedulian dan bantuan ketika masyarakat menghadapi kesulitan.
Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga di Kota Bengkulu khususnya di tengah kondisi kemarau.
Untuk itu dia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketersediaan air dan menggunakan air secara bijak selama kondisi kemarau berlangsung.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, menghemat penggunaan air dan saling membantu apabila ada warga yang mengalami kesulitan. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi seperti ini," ujar dia.
Antisipasi Karhutla
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.
"Saat ini personel telah disiagakan untuk merespons laporan masyarakat, mengingat kondisi cuaca yang semakin panas dan berkurangnya curah hujan menjadi perhatian dalam upaya mengantisipasi terjadinya kebakaran," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bengkulu Tengah Edwar Nopian di Bengkulu Tengah, Sabtu.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan agar penanganan dapat segera dilakukan ketika terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah.
Ia menyebut selain personel, armada pemadam kebakaran juga dipersiapkan untuk mendukung proses penanganan di lapangan, meskipun sejumlah kendaraan membutuhkan perawatan, namun secara umum kondisi armada dinilai masih siap digunakan dalam situasi darurat.
Untuk ketersediaan bahan bakar untuk operasional armada juga telah dipersiapkan sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia agar kegiatan pemadaman tetap dapat berjalan ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Oleh karena itu, Edwar mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan dan melakukan pembakaran sampah di sekitar lahan kering dan kawasan perkebunan.
"Kami juga meminta agar masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api di lingkungan sekitar. Pelaporan sejak dini penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan dan mencegah api meluas," ujar dia
Ia berharap dengan adanya kesiapsiagaan petugas Dinas Damkar dan dukungan masyarakat dapat menekan risiko kebakaran selama musim kemarau. Sebab, upaya pencegahan dapat menjadi langkah penting untuk melindungi permukiman, lahan pertanian, perkebunan, serta lingkungan dari ancaman kebakaran.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Sawah terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi
-
Gratis! Mentan Amran Bagi-Bagi Benih Unggul untuk 870 Ribu Hektar Lahan, Siapa Berhak Dapat?
-
Warga bergantung sumber air Ake Goa di Tidore
-
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pasar Pusat Data dengan Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara
-
Warga Duren Jaya Bekasi Dapat Bantuan Air Bersih akibat Kekeringan dan Gangguan PAM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.