Baznas Salurkan 250 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga di Trenggalek
Senin, 31 Agu 2026, 22:09 WIBTRENGGALEK -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Trenggalek bersama Kitabisa.com dan pemkab setempat menyalurkan 250 ribu liter air bersih ke 14 titik di tujuh kecamatan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak kekeringan di daerah itu.
Ketua Baznas Kabupaten Trenggalek Mahsun Ismail di Trenggalek, Senin, mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air selama musim kemarau.
"Air bersih ini kami distribusikan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan. Harapannya dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang terdampak kekeringan," katanya.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek dengan melibatkan Baznas, Kitabisa.com, dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Mahsun mengatakan bantuan air bersih didistribusikan ke 14 titik yang tersebar di tujuh kecamatan, yakni Desa Sukosari dan Karangsoko di Kecamatan Trenggalek, Srabah dan Depok di Bendungan, Bogoran dan Timahan di Kampak, serta Ngulanwetan, Bendorejo, dan Wonocoyo di Pogalan.
Selanjutnya, distribusi dilakukan ke Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Desa Prambon dan Duren, Kecamatan Tugu serta Desa Watulimo dan Slawe, Kecamatan Watulimo.
Selain bantuan air bersih, kolaborasi tersebut juga mencakup pembangunan sumur bor di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, dan Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek.
Menurut Mahsun, pembangunan sumur bor diarahkan sebagai solusi jangka panjang untuk menyediakan sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
"Jadi bukan hanya bantuan air, tetapi kami juga berupaya menghadirkan sumber air yang bisa digunakan masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya.
Ia menambahkan kolaborasi dengan Kitabisa.com dan Pemkab Trenggalek menunjukkan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.
Bagi Baznas, program tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Mahsun berharap bantuan air bersih dan pembangunan sumur bor dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi persoalan ketersediaan air, terutama saat musim kemarau.
"Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan menjadi ikhtiar bersama agar kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi," katanya
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
KPK Usut Izin WNA, Dugaan Korupsi BPJS TKA Ikut Terungkap
-
Direktur KAI Commuter Minta Maaf atas Gangguan KRL Bogor-Tangerang
-
Sawah 18,6 Hektare di NTB Kering, PU Salurkan 25.000 Liter Air Irigasi Agar Tak Gagal Panen
-
BPBD Pastikan Api Padam Total, Karhutla di OKU Selatan Berhasil Dipadamkan.
-
Modena Jadi Pemimpin Pasar Dispenser, Hadirkan Pilihan Galon Bawah untuk Beragam Kebutuhan
-
Bantuan Air Bersih untuk Daerah Terdampak Kekeringan
-
Blitar Kekeringan, Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk Warga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.