Marc Marquez Tampil Gemilang, Menangi MotoGP Aragon dan Pangkas Jarak dari Puncak Klasemen

Minggu, 30 Agu 2026, 20:46 WIB

ALCANIZ, SPANYOL – Marc Marquez kembali menunjukkan performa terbaiknya dengan meraih kemenangan dominan pada MotoGP Aragon di Sirkuit MotorLand, Minggu (30/8). Pedro Acosta finis di posisi kedua, sementara Marco Bezzecchi melengkapi podium.

Kemenangan ini semakin mempertegas dominasi Marc Marquez di Aragon. Pembalap Ducati tersebut memiliki catatan impresif di sirkuit itu dan kini naik ke posisi kedua klasemen sementara MotoGP, membuntuti Jorge Martin yang finis kelima.

Ket. Foto: Marc Marquez melakukan selebrasi usai memenangi balapan utama MotoGP Aragon, Minggu (30/8). — Sumber: MotoGP

Marc Marquez kini hanya tertinggal 19 poin dari Martin. Sementara itu, Bezzecchi turun ke posisi ketiga dengan selisih 24 poin dari pembalap Spanyol tersebut.

Bagi Marc, kemenangan ini merupakan yang keempat musim ini. Menariknya, seluruh kemenangan tersebut diraih dalam enam balapan terakhir. Performa impresif itu membuat pembalap berusia 33 tahun tersebut kembali menghidupkan peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia.

Kemenangan Marc juga memperpanjang rekor sempurna Ducati di Aragon. Pabrikan Italia itu telah memenangkan enam dari enam balapan di MotorLand sepanjang musim ini, jika sprint dan Grand Prix digabungkan.

“Begitu saya mengambil posisi terdepan, saya langsung meningkatkan tekanan dan memperlebar jarak agar tidak ada keraguan mengenai kemenangan,” kata Marc Marquez.

Ia finis 1,754 detik di depan para pesaingnya.

Balapan dimulai dengan apik bagi dua pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Keduanya langsung mengambil posisi pertama dan kedua.

Namun, Marc Marquez dengan cepat kembali menyalip Martin untuk merebut posisi kedua dan mengejar Bezzecchi yang berada di depan.

Bezzecchi sempat membangun keunggulan sekitar 0,8 detik. Akan tetapi, Marc terus memangkas jarak sebelum akhirnya mengambil alih posisi terdepan pada lap keenam di Tikungan 15.

Keduanya bahkan sempat bersenggolan roda saat keluar dari tikungan. Situasi tersebut memberikan kesempatan kepada Pedro Acosta untuk masuk dan mengambil posisi kedua.

Bezzecchi mengakui sulit menghadapi kombinasi pengalaman Marc Marquez dan keunggulan performa Ducati.

“Saya mendengar suara mesin Marc Marquez ketika kami berdampingan di lintasan lurus. Dengan pengalaman yang dia miliki dan tenaga ekstra dari motornya, dia mampu mengungguli saya,” ujar Bezzecchi.

“Sangat disayangkan saya langsung kehilangan posisi kedua kepada Pedro. Saya sebenarnya ingin bertarung lebih keras untuk posisi runner-up, tetapi saya tetap sangat senang.”

Setelah memimpin balapan, Marc Marquez mulai menjauh dari para rivalnya.

Pada lap ke-14, keunggulannya sudah lebih dari satu detik. Dua lap kemudian, jarak tersebut melebar menjadi sekitar 1,4 detik dari Acosta.

Marc akhirnya melewati garis finis dengan keunggulan hampir 1,8 detik, memastikan kemenangan keempatnya musim ini.

Adiknya, Alex Marquez, finis di posisi keempat. Jorge Martin berada tepat di belakangnya di posisi kelima, disusul Fermin Aldeguer dan Fabio Di Giannantonio.

Hasil tersebut membuat Di Giannantonio tetap berada di posisi keempat klasemen sementara.

Sementara itu, Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli gagal menyelesaikan balapan setelah mengalami kecelakaan. Raul Fernandez juga tidak melanjutkan balapan dan kembali ke garasi.

Pembalap Jepang yang tengah mengalami cedera, Ai Ogura, tidak tampil di Aragon. Absennya Ogura membuat dirinya turun ke posisi kelima klasemen sementara.

Kemenangan di Aragon membuat persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP semakin sengit.

Marc Marquez kini hanya berjarak 19 poin dari Martin. Dengan empat kemenangan yang diraihnya dalam enam balapan terakhir, momentum jelas berada di pihak pembalap Ducati tersebut.

Martin masih memegang kendali di puncak klasemen, tetapi tekanan dari Marc semakin besar. Bezzecchi juga tetap berada dalam persaingan meski kini tertinggal 24 poin dari Martin.

Jika performa Marc terus konsisten seperti di Aragon, persaingan gelar MotoGP musim ini berpotensi berubah menjadi pertarungan tiga pembalap yang sangat ketat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.