Amorim Ingin Lanjutkan Awal yang Baik di Milan
Jumat, 28 Agu 2026, 06:57 WIBMILAN - AC Milan mendapat modal penting dari kemenangan di pekan pembuka Serie A. Namun, ujian sesungguhnya bagi era baru Rossoneri datang ketika mereka menjamu Venezia di San Siro, Sabtu (29/8) dini hari WIB. Tiga poin kembali menjadi target. Tetapi lebih dari itu, Milan membutuhkan bukti bahwa perubahan besar yang dilakukan di bursa transfer musim panas mulai menemukan bentuk terbaik.
Ruben Amorim mengawali kiprahnya sebagai pelatih Milan dengan kemenangan 2-1 atas Torino. Sempat kesulitan menemukan ritme permainan setelah mengalami perubahan besar dalam komposisi tim, Milan akhirnya bangkit pada babak kedua. Debutan Alphadjo Cisse dan bintang Prancis Adrien Rabiot mencetak gol yang memastikan kemenangan.
Hasil tersebut mengakhiri penantian Milan untuk menang pada laga pembuka Serie A sejak 2023. Amorim pun mencatat sejarah sebagai pelatih Milan pertama dalam satu dekade yang mampu meraih kemenangan pada debutnya di kompetisi domestik. Namun, San Siro justru menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar Milan musim lalu. Rossoneri gagal tampil konsisten di kandang dan hanya memiliki rekor kandang terbaik ketujuh di Serie A 2025-26.
Bahkan, dalam pertandingan terakhir musim lalu, kekalahan dari Cagliari membuat mereka kehilangan peluang tampil di Liga Champions. Karena itu, kemenangan kandang pertama musim ini memiliki arti lebih besar daripada sekadar tambahan tiga angka. Milan harus menunjukkan bahwa San Siro kembali menjadi benteng, bukan tempat tekanan justru semakin besar.
âYang terpenting bukan hanya hasil, tetapi bagaimana tim menunjukkan karakter dan berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Kami ingin Milan menjadi tim yang berani dan konsisten,â ujar Amorim. Di sisi lain, Venezia datang dengan misi bertahan hidup. Setelah promosi dari Serie B, klub berjuluk Lagunari itu langsung menghadapi pertandingan penting melawan sesama kandidat degradasi. Namun, mereka justru kalah 0-2 di kandang dari Lecce.
Dua gol Venezia dianulir dalam pertandingan tersebut, membuat pelatih Giovanni Stroppa menilai timnya kurang beruntung. Padahal, Venezia sebelumnya tampil impresif di Serie B dengan mencatat rekor klub untuk jumlah poin, gol, dan kemenangan dalam semusim.
âKesalahan kecil dan detail pertandingan membuat kami kehilangan hasil. Tetapi musim masih panjang dan kami harus menunjukkan bahwa Venezia pantas berada di Serie A,â ujar Stroppa.
Venezia sadar tantangan di San Siro jauh lebih berat. Dalam empat pertemuan terakhir di Serie A selama satu dekade, mereka selalu kalah dari Milan. Lebih mencolok lagi, seluruh kekalahan itu terjadi dengan agregat 0-11. Meski demikian, Venezia memiliki senjata baru. Penyerang Nigeria Akor Adams, rekrutan termahal dalam sejarah klub, langsung mencetak dua gol saat menghadapi Modena di Coppa Italia. Adams diproyeksikan menjadi tandem John Yeboah di lini depan.
Milan sendiri kemungkinan tetap menggunakan formasi 3-4-2-1 andalan Amorim dengan Goncalo Ramos sebagai ujung tombak. Luka Modric yang diistirahatkan saat melawan Torino berpeluang kembali bermain. Rabiot juga berpeluang mendapat tempat sejak awal setelah tampil gemilang sebagai pemain pengganti dengan satu gol dan satu assist. ben/G-1
- Ruben Amorim
- AC Milan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Mantan Penguasa Qatar, Hamad bin Khalifa Al Thani, Wafat
-
Manchester United vs AC Milan: Reuni Amorim Jadi Sorotan di Laga Terakhir Pramusim
-
Wali Kota Bogor Ungkap Kebijakan Tepat dan Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Kota Sehat
-
Hadapi Ancaman Kemarau, Kementerian PU Bangun 10.789 Sumur Bor di Seluruh Indonesia
-
Liburan Maut, 15 Turis India Tewas Saat Kapal Wisata Terbalik di Vietnam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.