- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ahli Bedah Saraf London Be...
Ahli Bedah Saraf London Berhasil Lakukan Operasi Pengangkatan Tumor Otak Pertama dengan Bantuan AI
Jumat, 28 Agu 2026, 00:00 WIBLONDON â Tim ahli bedah saraf di London berhasil melakukan operasi pengangkatan tumor otak dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) secara real-time. Prosedur yang dilakukan pada Mei 2026 itu disebut sebagai operasi pertama di dunia yang menggunakan teknologi tersebut pada pasien.
Dari The Guardian, operasi berlangsung di National Hospital for Neurology and Neurosurgery (NHNN), bagian dari University College London Hospitals NHS Foundation Trust. Detail operasi baru diumumkan pada Kamis (27/8), setelah pasien menjalani masa pemulihan.
Pasien tersebut, Rhys Hibbert, 48 tahun, memiliki tumor berukuran sekitar 11 milimeter pada kelenjar pituitari. Tumor itu berada berdekatan dengan pembuluh darah dan saraf yang mengendalikan penglihatan.
Dalam operasi tersebut, tim medis tetap memegang kendali penuh. Sistem AI menganalisis rekaman kamera selama prosedur berlangsung dan membantu mengidentifikasi struktur penting di sekitar tumor. Struktur tersebut kemudian diberi kode warna sehingga ahli bedah dapat mengenalinya dan menghindarinya selama operasi.
Hibbert sebelumnya didiagnosis pada 2024 dan sempat ditangani tanpa operasi. Namun, kondisinya memburuk dengan gangguan hormon yang parah dan masalah penglihatan. Tanpa tindakan operasi, ia berisiko kehilangan penglihatan.
âKetika saya sadar, saya bisa melihat semuanya di ruangan itu dengan jelas,â kata Hibbert.
Ia dapat berjalan sendiri tanpa kacamata atau tongkat dalam waktu sekitar satu minggu setelah operasi. Setelah menjalani pemulihan, Hibbert kembali bekerja sebagai manajer layanan pelanggan.
âRasanya seperti saya memiliki pandangan panorama 360 derajat tentang segala sesuatu di sekitar saya,â ujarnya.
Teknologi AI tersebut sebelumnya telah digunakan oleh rumah sakit sebagai alat penelitian. Operasi Hibbert menjadi kali pertama sistem itu digunakan secara langsung dalam prosedur pada pasien.
Sophia Bano, profesor madya bidang robotika dan AI di University College London (UCL) sekaligus pemimpin teknis sistem tersebut, mengatakan AI dikembangkan untuk membantu ahli bedah mengenali anatomi, instrumen bedah, serta interaksi jaringan selama operasi.
âDengan belajar dari ratusan video bedah, sistem ini telah terpapar berbagai contoh bedah yang akan membutuhkan waktu bertahun-tahun bagi seorang ahli bedah untuk menemukannya,â kata Bano.
âAlat ini dirancang untuk membantu mengenali anatomi penting, instrumen bedah, dan interaksi jaringan secara real-time, mendukung ahli bedah selama prosedur yang sangat rumit,â lanjutnya.
Menurut pihak rumah sakit, posisi kelenjar pituitari, pembuluh darah, dan saraf penglihatan yang berdekatan membuat prosedur tersebut memiliki risiko tinggi. Kesalahan dapat menyebabkan kebutaan, stroke, hingga kematian.
Hibbert yang berasal dari Bedfordshire mengatakan NHNN memiliki sejarah panjang dalam bidang bedah saraf. Rumah sakit tersebut didirikan pada 1859 dan disebut sebagai rumah sakit bedah saraf khusus pertama di dunia.
âMenurut saya, sangat tepat bahwa rumah sakit yang sama juga menjadi yang pertama di dunia yang melakukan bedah saraf dengan bantuan AI,â ujarnya.
Profesor Mike Lewis, direktur ilmiah untuk inovasi di National Institute for Health and Care Research (NIHR), mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari uji klinis yang didanai lembaganya.
Menurut Lewis, prosedur tersebut menunjukkan potensi penggunaan AI untuk membantu ahli bedah dalam menangani operasi yang kompleks serta mendukung perawatan pasien.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Pemberdayaan Petani Padi Melalui Pemanfaatan Lahan Kritis
-
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Bersama TNI di 43 Lokasi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Pembangunan Stasiun MRT Monas Gunakan Box Jacking, Ditargetkan Beroperasi Akhir 2027
-
Xi Jinping Ingin AI Kuasai Seluruh Medan Perang, Tiongkok Siapkan Mesin Perang Masa Depan
-
China Town Samarinda Dinilai Bisa Jadi Ikon Wisata Baru Kota Samarinda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.