UMKM Minim Jaminan Jangan Lagi Tersisih, OJK Dorong Skema Baru Kredit

Kamis, 27 Agu 2026, 20:40 WIB

JAKARTA – Memperluas akses pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif ke depan.

Pemberian kemudahan memperoleh modal dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan produksi, memperluas pasar, serta menciptakan lapangan kerja.

Ket. Foto: Ilustrasi-Diah (kanan), pemilik merek UMKM 'Ben Tjok Pulo' menjelaskan produk-produknya ke konsumen saat Bazar Jakarta Entrepreneur Kecamatan Pancoran di L'Avenue, Jakarta. — Sumber: Koran Jakarta/ M Ismail

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pemanfaatan alternative credit scoring atau pemeringkatan kredit alternatif untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso mengatakan pemanfaatan teknologi dalam penilaian kredit menjadi salah satu bentuk inovasi yang dapat membantu masyarakat dan UMKM yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan.

"Kita sudah memiliki saat ini delapan pemeringkat kredit alternatif. Jadi ini adalah salah satu produk inovasi dan akan membantu UMKM," ujar Adi dalam OJK Digital Financial Innovation Day 2026 di Jakarta, Kamis (27/8).

Menurut Adi, alternative credit scoring memungkinkan teknologi digunakan untuk menilai kelayakan kredit masyarakat sehingga dapat membantu calon debitur memperoleh kredit maupun meningkatkan kapasitas kreditnya.

Ia mencontohkan pemanfaatan teknologi tersebut bagi petani dan peternak sapi perah di Malang.

"Bagaimana pemeringkat kredit alternatif ini membantu masyarakat petani, peternak sapi perah di Malang. Itu menjadi salah satu contohnya betapa masyarakat kita, UMKM itu bisa mendapatkan kredit atau meningkat kapasitas kreditnya itu langsung ketahuan dengan teknologi," katanya.

Adi menilai penggunaan alternative credit scoring dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau mekanisme penilaian kredit konvensional.

Selain delapan pemeringkat kredit alternatif, OJK juga mencatat terdapat 17 agregator dalam ekosistem ITSK.

Adi mengatakan perkembangan inovasi keuangan digital perlu terus didorong, tetapi tetap harus diimbangi dengan penguatan keamanan, perlindungan konsumen, dan tata kelola.

Menurut dia, OJK berupaya menjaga keseimbangan antara perkembangan inovasi dan pengawasan melalui mekanisme regulatory sandbox, sehingga inovasi baru dapat diuji dan dikembangkan dengan memperhatikan risiko serta kebutuhan pengaturannya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bos CIA ke Moskow Bawa Peringatan Keras untuk Russia

Kepolisian Bantu 25.000 Liter Air Bersih untuk Warga Pulau Penyengat

Damkar Gunungkidul Tangani 49 Karhutla Sepanjang Mei-Agustus

Api Melalap Hutan Kota Koba Bangka Tengah, Tim Gabungan Bergerak Cepat!

DLH Terjunkan Tim Awasi Aktifitas Lapak Barang Bekas untuk Cegah Pencemaran

Kisah Mengharukan “Rumah Singgah”, Film yang Menyalakan Harapan Pejuang Kanker

Desil DTSEN Dipersoalkan, DPR Desak Parameter Penentuan Diperbaiki

Bukan Sekadar Pusat Keuangan, PFII Dibangun dengan Konsep “Financial Hub Plus”

UMKM Minim Jaminan Jangan Lagi Tersisih, OJK Dorong Skema Baru Kredit

Anak-anak hingga Lansia Jombang Sambut Hangat Lambaian Prabowo di Atas Maung

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis NU dalam Menjaga Stabilitas dan Masa Depan Bangsa

Berkibarlah Umbul-umbul Caruban Nagari Cirebon, Selembar Kain Pemersatu Kemenangan di Sunda Kelapa

Kabar Mengejutkan dari China! Hampir 100 Warga Hilang akibat Banjir Bandang

“Superman: Man of Tomorrow” Selesai Proses Syuting, Jadwal Tayang 9 Juli 2027

Alita dan PLN Electricity Services Kolaborasikan Teknologi untuk Perkuat Infrastruktur Listrik

Undian Liga Champions 2026-27: Skenario Terbaik dan Terburuk Arsenal, Manchester United, serta Manchester City

Bukan Sekadar Pelayanan! DKI Minta RSUD Budhi Asih Budayakan Keterbukaan Informasi

51 Macan Tutul Jawa Teridentifikasi di Gunung Halimun Salak, Termasuk 3 Anakan.

Hati-hati! Penelitian Ungkap Cangkir Biodegradable Sekali Pakai Ternyata Hasilkan Lebih Banyak Mikroplastik

Kabut Asap Makin Parah dan Mengkhawatirkan! Dinkes Kalsel Gerak Cepat Dirikan Rumah Oksigen untuk Warga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.