Unhas dan Chulalongkorn University Jajaki Kolaborasi, Peluang Besar Terbuka!
Minggu, 20 Sep 2026, 03:28 WIBMAKASSAR - Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin dan Fakultas Hukum Chulalongkorn University, Thailand, menjajaki penguatan kerja sama akademik melalui pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, publikasi ilmiah, hingga program akademik kolaboratif.
Dekan FH Unhas Prof Hamzah Halim dalam keterangannya di Makassar, Sabtu, menyampaikan apresiasi atas sambutan Fakultas Hukum Chulalongkorn University.
Dirinya mengatakan, kunjungan tersebut memberi ruang bagi FH Unhas untuk memperkenalkan kapasitas akademik sekaligus mengidentifikasi bidang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama.
âPertemuan ini kami manfaatkan untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan maupun penelitian. Kami berharap pembahasan ini dapat ditindaklanjuti melalui program akademik yang konkret,â jelas Prof Hamzah.
Pada kesempatan yang sama, Dr Kanpirom dari Chulalongkorn University menyambut keterbukaan kedua institusi untuk membangun hubungan akademik yang lebih erat.
Menurutnya, pertemuan tersebut memberi ruang bagi kedua fakultas untuk mengenali potensi masing-masing sekaligus mendiskusikan bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan secara konkret.
"Kami terbuka untuk membangun kolaborasi yang memberi ruang bagi mahasiswa dan akademisi kedua fakultas untuk belajar serta bertukar pengetahuan,â sambung Dr Kanpirom.
Sejumlah bidang kerja sama dibahas dalam pertemuan tersebut, mencakup student exchange, joint research and publications, faculty exchange, visiting professors, guest lectures, seminar, serta joint academic programmes.
Pada bidang pendidikan, salah satu peluang yang dibahas ialah pengembangan program pertukaran mahasiswa. Mahasiswa FH Unhas dan Chulalongkorn University dapat mengikuti kegiatan akademik di institusi mitra.
Ruang kolaborasi juga terbuka pada penelitian dan publikasi ilmiah. Kedua fakultas dapat mengembangkan riset bersama mengenai isu hukum yang memiliki relevansi lintas negara, khususnya persoalan yang berkaitan dengan Indonesia, Thailand, dan kawasan ASEAN.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Mentan Soroti Ketimpangan Harga Ayam dan Telur di Gunungkidul
-
Pemerintah Sebut Pengenaan Tarif AS 114 Persen Justru Peluang bagi Indonesia Buka Pasar Panel Surya Lokal
-
Warga Beraktivitas di Tengah Kepungan Kabut Asap Palangka Raya
-
Sawah Karawang Terancam Kekeringan, Bupati Siapkan Langkah Ini
-
Perlu Perbaikan Mental Pemenang, Unggul 17-11 Putri KW Tetap Tak Mampu Menyelesaikan Games
-
Energi Bersih Jadi Ladang Cuan Baru, Kadin Sebut RI Berpeluang Tarik 2,3 Triliun Dolar AS
-
Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Tutup Usia 100 Tahun, Dimakamkan Secara Kenegaraan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.