13 Titik Longsor Dibuka, Distribusi Bantuan ke Pulau Palue Flores Kini Lancar
Sabtu, 22 Agu 2026, 14:37 WIBJAKARTA â Seluruh ruas jalan utama di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini sudah terbuka dan dapat dilalui masyarakat. Kepastian itu disampaikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Sabtu (22/3) setelah menyelesaikan penanganan 13 titik longsor akibat gempa pekan lalum
Dibukanya kembali akses jalan ini menjadi kunci untuk memperlancar distribusi bantuan dan kebutuhan dasar, sekaligus menghidupkan kembali aktivitas sosial ekonomi warga di 8 desa di Pulau Palue.
âKementerian PU terus berusaha agar akses jalan kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,â kata Menteri PU Dody Hanggodo.
13 Titik Longsor Berhasil Ditangani
Penanganan difokuskan pada 2 ruas utama penghubung antardesa.Â
Pada Ruas Jalan Krica-Nitung sepanjang 10,5 km, sebanyak 10 titik longsor telah selesai ditangani. Sementara pada Ruas Krica-Lidi sepanjang 4,1 km, 3 titik longsor diselesaikan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sikka.
Untuk mempercepat pembukaan akses, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT memobilisasi 2 unit excavator dan 1 unit pikap L300 dari Pelabuhan Maumere, Pulau Flores, menuju Pulau Palue. Alat berat tersebut digunakan untuk membersihkan material longsoran di lapangan.
Pemantauan Terus Dilakukan
Pulau Palue sendiri memiliki luas sekitar 41 km² dan terdiri dari 8 desa: Nitunglea, Lidi, Reruwairere, Maluriwu, Kesokoja, Ladolaka, Tuanggeo, dan Rokirole. Jalan yang kini sudah fungsional merupakan akses vital bagi warga untuk ke pusat pelayanan, pasar, dan kegiatan sehari-hari.
Meski seluruh ruas utama sudah terbuka, Kementerian PU bersama pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan. Hal ini untuk mengantisipasi potensi longsor susulan akibat gempa yang masih terjadi.
Kementerian PU berkomitmen terus mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak bencana di NTT, dengan prioritas utama memastikan aksesibilitas masyarakat kembali normal.
- Kabupaten Sikka
- Kementerian PU
- gempa ntt
- gempa Flores
- Pascagempa Sikka, NTT
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
KemenPU Bangun Pengendali Sedimen di DAS Tamiang, Target Kelar Desember 2026
-
Sedimen Numpuk di Intake Bendung Kamijoro, Pasokan Air 2.563 Hektar Sawah di Jogja Terganggu
-
Kekeringan dan Rob Hantam Demak, 124 Hektare Sawah di Kekeringan Parah
-
Dukung Panen Raya di KSPEAN Wanam, KemenPU Siapkan Sumber Air Alternatif
-
600 Hektar Sawah di Bekasi Kekeringan, KemenPU Operasikan 3 Pompa
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.