Garuda Spark Innovation Hub: Babak Baru Pengembangan Inovasi Daerah
Rabu, 26 Agu 2026, 19:59 WIBKABUPATEN TANGERANG, BANTEN - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) yang menghubungkan 10 kota guna memastikan talenta dan inovasi di berbagai daerah memiliki akses terhadap ekosistem teknologi, investor, industri, dan pasar yang lebih luas.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan GSIH berperan sebagai ruang kerja bersama bagi talenta, perusahaan rintisan (startup), akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat transformasi digital nasional.
"Garuda Spark ini kita lahirkan untuk membentuk satu ruang kerja bersama dari seluruh elemen tadi. Karena dalam rangka meningkatkan kekuatan kita untuk transformasi digital, keseluruhan elemen ini harus duduk bersama dalam satu ruang bersama," kata Meutya di Kabupaten Tangerang, Rabu (26/8).
Melalui GSIH, Kemkomdigi membangun jaringan inovasi yang tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar, tetapi membuka kesempatan bagi talenta dan startup daerah untuk berkembang, mendapatkan pendampingan, bertemu investor, serta terhubung dengan mitra industri dan jejaring global.
Meutya juga menegaskan konektivitas ini harus diterjemahkan menjadi pertumbuhan ekonomi.
Oleh karena itu, GSIH juga didorong untuk berkontribusi dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi 8 persen sekaligus menurunkan rasio efisiensi investasi Incremental Capital Output Ratio (ICOR) dari 6 ke 4,8.
"Karena itu dari 10 titik yang kita luncurkan hari ini, kita berharap mendorong pertumbuhan ekonomi 8 persen sesuai dari target pemerintah dan menurunkan ICOR," ujar Meutya.
GSIH menggunakan konsep Hub and Spoke. Sepuluh hub berada di Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Malang, Makassar, Papua, Yogyakarta, Aceh, dan Surabaya.
Sementara itu, spoke menjadi titik ekosistem daerah yang terhubung dengan hub, sehingga talenta, startup, dan inovasi lokal dapat masuk ke jejaring nasional.
Kemkomdigi menargetkan jaringan Garuda Spark berkembang hingga 500 titik, dengan tambahan 10 Garuda Spark pada 2026.
Menurut Meutya, tujuan akhir GSIH adalah membangun kemandirian Indonesia dalam transformasi digital dengan mendorong lebih banyak inovasi yang lahir dari dalam negeri.
âKita ingin ada perimbangan antara produk teknologi dari mancanegara ditambah dengan inovasi-inovasi yang lahir dari dalam negeri,â ujarnya.
GSIH juga diarahkan menjadi global gateway dua arah. Melalui jaringan tersebut, inovasi Indonesia diharapkan dapat masuk ke pasar internasional, sementara investasi, teknologi, dan jejaring global dapat masuk ke Indonesia dengan kemitraan yang semakin kuat dan setara.
âDaya saing kita menjadi setara di tingkat global, startup kita dihargai di tingkat global, talenta-talenta kita sejajar dan sama tinggi dengan talenta-talenta di mancanegara,â ujar Meutya.
GSIH membawa prinsip âLocally Adapted, Nationally Coordinated, Globally Connectedâ. Artinya, melalui GSIH potensi daerah dikembangkan sesuai kebutuhan dan karakteristik lokal, diperkuat melalui koordinasi dan jejaring nasional, kemudian diperluas menuju pasar dan ekosistem global. Ant
- Garuda Spark Innovation Hub
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.