Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Pembobolan Toko di Plaza Andalas Padang, Polisi Tangkap Pelaku.

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 17:51 WIB | Oleh:
Viral Pembobolan Toko di Plaza Andalas Padang, Polisi Tangkap Pelaku. Doc: Antara Foto
Ket. Tiga pelaku ditangkap oleh Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang pada Senin (24/8) malam, dan berkoordinasi dengan pihak TNI AL.

Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menangkap pelaku pembobolan sejumlah toko di Plaza Andalas (mall) yang viral di sejumlah media sosial beberapa hari terakhir.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol M Yasin di Padang, Selasa mengatakan pelaku ditangkap di Padang pada Senin malam.

"Ketiga pelaku semuanya berstatus di bawah umur, untuk proses hukumnya kami mempedomani sistem peradilan pidana anak," katanya di Padang.

Ia menerangkan penangkapan pelaku dilakukan oleh Tim 1 Klewang (Opsnal) Satreskrim Polresta Padang mereka adalah AG (10), Ar (14), dan Ad (10).

Dalam kasus itu para pelaku dilaporkan telah membobol sedikitnya lima toko handphone di kawasan Plaza Andalas Padang.

"Aksi pencurian mereka dilakukan di dalam dua waktu yang berbeda, korbannya adalah lima pemilik toko di kawasan Plaza Andalas," katanya.

Pencurian pertama dilakukan oleh pelaku pada Jumat, sementara itu aksi kedua dilakukan pada Senin (24/8) dini hari.

Adapun barang-barang yang dicuri oleh para pelaku dari dalam toko itu meliputi handphone baru, uang tunai, serta pakaian dengan total kerugian mencapai Rp50 juta.

Seluruh rangkaian aksi kejahatan pelaku terekam oleh kamera pengawas (CCTV), yang kemudian menjadi petunjuk utama bagi kepolisian dalam mengidentifikasi para pelaku.

Kasat Reskrim mengatakan setelah berhasil mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV, petugas langsung melakukan pengejaran ke sejumlah lokasi di Kota Padang.

Mulai dari kawasan Marapalam, Jati, hingga Gunung Pangilun, sebelum akhirnya kehilangan jejak di kawasan Teluk Bayur, kota setempat.

Pengejaran kembali menemui titik terang setelah jajaran TNI Angkatan Laut di Kodaeral II melaporkan adanya tiga anak di bawah umur yang memasuki kawasan markas Komando.

Berdasarkan koordinasi dengan pihak polisi akhirnya dapat dipastikan bahwa ketiga anak yang berada di Kodaeral II tersebut adalah buruan kasus pencurian, selanjutnya mereka langsung diamankan.

Saat ini polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku dan memburu sisa barang bukti yang belum ditemukan, karena sebagian barang diakui pelaku telah dijual, sedangkan uang tunai dibelikan sepeda motor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
KKP Pindahkan Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang ke Cirebon, Ada Apa di Baliknya?

KKP Pindahkan Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang ke Cirebon, Ada Apa di Baliknya?

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.