Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Minggu, 23 Agu 2026, 05:53 WIB

PALU - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menyasar 31.316 kepala keluarga (KK) penerima manfaat bantuan pangan di ibu kota Sulawesi Tengah (Sulteng) tersebut.

"Bantuan pangan pemerintah bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) tahun 2026," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu Irmayanti Petalolo di Palu, Sulteng, Sabtu (22/8).

Ket. Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu Irmayanti Petalolo di Palu, Sulteng, Sabtu (22/8). — Sumber: antara foto

Ia mengemukakan program bantuan pangan merupakan upaya pemerintah meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama beras.

Sekaligus menjaga daya beli masyarakat guna memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional sekaligus upaya pengendalian harga bahan pokok penting.

"Sebanyak 31.316 KK yang menjadi sasaran merupakan warga kurang mampu yang masuk dalam kelompok desil 5 ke bawah dengan alokasi beras sebanyak 30 kilogram per penerima manfaat," ujarnya.

Menurut dia, penyaluran bantuan pangan dijadwalkan pada pekan depan, meski begitu Pemkot Palu masih menunggu surat dari Perum Bulog sebagai eksekutor penyaluran yang ditugaskan pemerintah pusat.

Tujuan program adalah mengurangi pengeluaran belanja makanan bagi keluarga berpenghasilan rendah, kemudian memastikan ketersediaan beras tetap terjangkau di tengah gejolak ekonomi.

"Selain menjaga daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga bahan pokok penting, juga bagian dari upaya mencegah kerawanan pangan dan gizi pada kelompok masyarakat rentan," tutur Irmayanti.

Ia menjelaskan Pemkot Palu terus membangun koordinasi bersama Bulog, perangkat daerah, satuan tugas (Satgas Pangan) dan pihak terkait lainnya guna memastikan ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, maupun kelancaran distribusi beras kepada masyarakat.

"Kami memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau. Dari hasil inspeksi dilakukan Pemkot Palu pada Jumat (21/8/2026), ketersediaan stok beras di pasar tradisional sangat memadai dengan harga Rp15 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram," ucapnya.

  • Sasar
  • pemkot palu
  • Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.