UMKM Tak Boleh Jalan di Tempat, BI Gandeng Generasi Muda Perluas Pasar

Sabtu, 22 Agu 2026, 22:40 WIB

JAKARTA – Mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan produk lokal menjadi kunci agar produk daerah tidak hanya bertahan, tetapi mampu beradaptasi dengan perubahan selera pasar.

Kreativitas, kemampuan digital, dan pemahaman tren yang dimiliki generasi muda dapat memperkuat inovasi, branding, hingga pemasaran produk lokal.

Ket. Foto: Ilustrasi - Pelaku UMKM memanfaatkan platform LinkUMKM untuk memperluas akses pasar. — Sumber: ANTARA/ HO-BRI

Jika didukung akses pembiayaan, pelatihan, dan pasar yang lebih luas, regenerasi ini dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Bank Indonesia (BI) memperkuat akses pasar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan produk lokal, khususnya sektor berbasis budaya seperti wastra, kriya, dan kopi.

Direktur Group Ekonomi-Keuangan Inklusif DEIH BI Rosita Dewi mengatakan salah satu pembaruan dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 adalah menghadirkan Youth Island, area yang secara khusus ditujukan untuk mempertemukan generasi muda dengan ekosistem UMKM dan memperluas partisipasi pengusaha muda terhadap akses pasar bagi produk UMKM.

"Jadi itu adalah salah satu upaya kita untuk mendorong usaha-usaha muda, pengusaha muda itu bisa bergabung di KKI ini," kata Rosita dalam KKI 2026 di Jakarta, Sabtu (22/8).

Ia mengatakan Youth Island di KKI 2026 juga dirancang untuk mengubah persepsi generasi muda terhadap wastra Indonesia. BI ingin menunjukkan bahwa produk tradisional dapat dikemas secara modern sehingga tetap menarik bagi pasar anak muda.

"Kita ingin mengajak anak muda untuk bangga menggunakan wastra. Kita ingin menunjukkan kepada anak muda bahwa dengan menggunakan wastra Indonesia itu kita bisa tetap keren, bisa tetap bagus," ujarnya.

Upaya memperluas pasar juga dilakukan dengan mempertemukan desainer dengan pengusaha wastra. Desainer didorong menggunakan produk wastra dari pelaku UMKM dalam karya fesyen mereka sehingga tercipta hubungan bisnis sekaligus membuka peluang pasar baru.

Menurut Rosita pola tersebut dapat memberikan kepastian pasar bagi pengusaha wastra muda. Ketika produk mereka digunakan oleh desainer, pelaku usaha memiliki peluang untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan bisnis.

Selain wastra, BI juga mendorong pengembangan talenta muda di sektor kopi melalui program Cangkir Barista. Program tersebut menjadi ajang pencarian barista berkualitas internasional yang diharapkan dapat ikut memperkenalkan keragaman kopi Indonesia.

Indonesia memiliki kopi dengan karakteristik berbeda dari berbagai daerah. BI menilai peningkatan kualitas barista dapat menciptakan nilai tambah sekaligus membuka peluang kewirausahaan baru bagi generasi muda.

"Kalau ingin membuka wirausaha, dia sudah bisa memasang bahwa saya adalah barista berskala internasional. Itu berarti dia memiliki nilai lebih untuk dirinya sendiri," katanya.

Sementara itu, melalui program Citra Nusa, BI mendorong UMKM melakukan inovasi dengan tetap mempertahankan identitas budaya daerah.

Rosita menilai inovasi penting agar produk UMKM tetap relevan dengan perkembangan pasar. Namun, inovasi tidak harus menghilangkan pakem dan karakter yang menjadi keunikan produk lokal.

Melalui rangkaian program tersebut, BI berharap KKI tidak hanya menjadi ajang pameran produk UMKM, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan talenta muda, pelaku usaha, desainer, dan pasar, sehingga UMKM memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh dan naik kelas.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Maybank Marathon Targetkan Ajang Netral Karbon pada 2030

Edukasi dan Literasi Lingkungan pada Anak Usia Dini lewat Aksi Tanam Pohon

PLLA-LaSynPro Dorong Pendekatan Regeneratif dalam Estetika Medis Berbasis Bukti Ilmiah

Nama Besar Manchester United Hancur! Tim Promosi Hull City Tundukkan Setan Merah 2-0

Empat Remaja Terseret Ombak Saat Bermain di Pantai Tuturuga Minahasa

ASBANDA Dorong Simpeda Bertransformasi jadi Tabungan Digital yang Dekat dengan Masyarakat

Sandang Status UNESCO Media Arts, Malang Diminta Menekraf Buka Lapangan Kerja Inklusif

Indonesia Juara di Ajang FIFAe Continental Championship 2026 Asia

Indonesia Memborong Medali di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

30 UMKM Binaan BI DKI Mejeng di KKI 2026, Target Perluas Pasar & Akses Pembiayaan

UMKM Tak Boleh Jalan di Tempat, BI Gandeng Generasi Muda Perluas Pasar

Demi Keselamatan, KAI Cirebon Benahi 30 Km Jalur Rel

Kemarau Panjang Bikin Petani Cemas, 1.400 Hektare Lahan Parigi Moutong Terdampak Kekeringan

Melon dari Bulak Peni, Manisnya Panen untuk Kemandirian Pangan Kulon Progo

Penumpang Diprediksi Membludak Saat Libur Maulid Nabi, KAI Palembang Tambah Gerbong Eksekutif

RUU Masyarakat Adat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat SORONG – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat

Pansus RUU Daerah Kepulauan Matangkan Skema Dana Khusus

Desa Pampang Bersolek dari Sisi SDM, Samarinda Kejar Lonjakan Wisatawan

Gen Z Sulit Cari Kerja, Ekraf Disiapkan Jadi Mesin Lapangan Kerja Baru

Jangan Sampai Krisis Pangan Saat Bencana, Bapanas Siapkan Rp1,2 Triliun

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.