Sekolah Rakyat Bekasi Terapkan Asrama, DPR Soroti Pentingnya Pendampingan Siswa
Selasa, 01 Sep 2026, 00:05 WIBKabupaten Bekasi - Anggota Komisi VIII DPR RI Wardatul Asriah mendukung penerapan sistem pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi dengan memastikan setiap siswa mendapat pendampingan pengasuh.
Wardatul saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat, Senin (31/8), mengatakan keberadaan pengasuh penting untuk memastikan kebutuhan peserta didik selama tinggal di asrama terpenuhi.
"Karena ini sekolah berasrama, saya ingin selalu di bawah bimbingan pengasuh. Ibu-ibu yang mempercayakan anaknya di sini tentu ingin anaknya mendapatkan perhatian," katanya.
Wardatul mengaku sempat memiliki kekhawatiran terhadap sistem pendidikan berasrama, terutama berkaitan dengan pendampingan terhadap peserta didik selama jauh dari orang tua.
Namun, kekhawatiran tersebut berkurang setelah mengetahui setiap ruang asrama dilengkapi dengan pengasuh.
"Ketika saya tahu ada pengasuhnya di setiap ruangan asrama, saya tenang. Berarti Sekolah Rakyat ini sudah memikirkan kebutuhan anak dari A sampai Z," ujarnya.
Wardatul juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.
Menurut dia, Komisi VIII DPR RI sebagai mitra kerja Kementerian Sosial turut berperan mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk dari sisi anggaran.
"Memang ini program strategis nasional Bapak Presiden Prabowo. Kami dari Komisi VIII yang menjadi mitra kerja Kemensos, yang merupakan leading sector dari Sekolah Rakyat ini, tentu kami sangat mendukung," katanya.
Sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat VII yang salah satunya meliputi Kabupaten Bekasi, Wardatul mengaku bangga terhadap pembangunan Sekolah Rakyat permanen di daerah tersebut.
Ia mengatakan sekitar sembilan bulan lalu sempat mendatangi lokasi tersebut ketika menghadiri kegiatan pelepasan jamaah haji dan saat itu pembangunan Sekolah Rakyat belum dimulai.
"Kalau saya dari dapil VII, salah satunya Kabupaten Bekasi, saya bangga bahwa Kabupaten Bekasi hari ini salah satunya yang luar biasa bagus. Karena sembilan bulan lalu ketika saya menghadiri pelepasan haji di sini, belum apa-apa, belum dibangun," katanya.
Wardatul berharap Sekolah Rakyat dapat mengakomodasi lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu yang sebelumnya memiliki keterbatasan memperoleh pendidikan berkualitas.
"Saya mengucapkan selamat kepada Kabupaten Bekasi, kepada Pak Bupati dan seluruh jajaran. Tentu harapannya ini bisa lebih banyak mengakomodasi anak-anak kita yang barangkali kemarin masih bermimpi untuk bisa sekolah di sekolah yang bagus. Karena keadaan ekonomi, hari ini mereka bisa merealisasikan mimpinya," ujarnya.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi mulai menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (31/8) bagi peserta didik jenjang SD hingga SMA.
- Kabupaten Bekasi
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa
-
Urai Kemacetan di Simpang PDAM, Pemkab Bogor Bakal Bangun Terowongan
-
Orang Tua Wajib Tahu! Vokasi UI Edukasi Pendampingan Anak Penyandang Cerebral Palsy
-
Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Aceh Bisa Urus Paspor Sambil Jogging Hari Minggu!
-
Mewujudkan Kabupaten Ramah Anak dengan Mengoptimalkan Forum Anak
-
Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan
-
Finis Kedua di MotoGP Inggris 2026, Jorge Martin Makin Percaya Diri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.