Lulusan SMA Terbaik Papua Pegunungan Bakal Digembleng Bahasa Asing Sebelum Kuliah ke Luar Negeri

Jumat, 21 Agu 2026, 16:13 WIB

Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan pendidikan khusus bagi lulusan terbaik SMA dari delapan kabupaten sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan Simon Sembor di Wamena, Jumat (21/8), mengatakan program tersebut akan berlangsung selama satu tahun melalui pembangunan pusat studi atau global training center.

Ket. Foto: Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan Simon Sembor diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. — Sumber: Antara

“Kami sedang membangun pusat studi atau global training center untuk menyiapkan putra putri terbaik asli Papua Pegunungan yang telah lulus SMA selama setahun. Di dalam pusat studi itu mereka dibekali berbagai bahasa asing, salah satunya bahasa Inggris dan ilmu pengetahuan lain,” katanya.

Menurut Simon, pusat studi tersebut menjadi tahap persiapan bagi lulusan terbaik sebelum dikirim menempuh pendidikan tinggi. Mereka akan dibekali kemampuan bahasa asing dan pengetahuan yang lebih luas agar mampu mengikuti pendidikan di perguruan tinggi, termasuk di luar negeri.

“Bapak Gubernur menginginkan supaya anak-anak kita yang nantinya dikirim ke berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri itu sudah memiliki pengetahuan luas, terutama tentang bahasa asing supaya dapat memuluskan langkah mereka dalam menempuh pendidikan,” ujarnya.

Ia mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov Papua Pegunungan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah.

“Sesuai visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan pendidikan harus menjadi hal utama dalam meningkatkan SDM daerah ini sehingga berbagai sarana dan prasarana disiapkan sejak dini,” katanya.

Simon menambahkan mulai 2027, beasiswa pendidikan perguruan tinggi akan difokuskan pada jurusan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Bidang yang menjadi prioritas antara lain pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan hasil bumi seperti kopi serta buah merah.

“Pemerintah akan membiayai pendidikan khusus kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan di jurusan-jurusan pilihan pemerintah, supaya mereka kembali nantinya dapat langsung mengelola potensi SDA yang ada di Papua Pegunungan,” ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.