XLSmart Borong Empat Pengakuan di Bidang Bisnis, ESG, Pemberdayaan Perempuan, dan Komunikasi
Minggu, 04 Okt 2026, 13:35 WIBJAKARTA â PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) meraih empat pengakuan dalam sejumlah ajang nasional yang mencakup kinerja bisnis, keberlanjutan, pemberdayaan perempuan, dan komunikasi korporat.
Empat pengakuan tersebut meliputi peringkat ke-29 dalam Fortune Indonesia 100 2026, KESGI Award 2026 untuk sektor telekomunikasi, The Sraya Recognition 2026 kategori Future Forward melalui program Sisternet, serta penghargaan dalam Indonesia PR of the Year 2026.
Bagi perusahaan, capaian tersebut menjadi bagian dari proses transformasi setelah penggabungan sejumlah entitas telekomunikasi yang membentuk XLSmart. Perusahaan menyatakan transformasi tersebut tidak hanya diarahkan pada penguatan kinerja bisnis dan jaringan, tetapi juga mencakup aspek keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, serta komunikasi dengan pemangku kepentingan.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan empat pengakuan tersebut bukan merupakan tujuan akhir perusahaan.
âEmpat pengakuan bukanlah tujuan akhir namun untuk menegaskan komitmen kami dalam membangun Responsible Digital Infrastructure yang mencakup penguatan bisnis dan jaringan, keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat, hingga komunikasi yang transparan dan terpercaya,â ujar Merza.
Menurut dia, penguatan jaringan diarahkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan dalam mengakses layanan digital, termasuk untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, menikmati hiburan, dan menjalankan aktivitas usaha.
Masuk Peringkat 29 Fortune Indonesia 100
Dalam Fortune Indonesia 100 Gala 2026, XLSmart menempati peringkat ke-29 dalam daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan.
Fortune Indonesia 100 merupakan pemeringkatan perusahaan yang disusun berdasarkan pendapatan tahunan. Penghargaan tersebut menjadi salah satu indikator yang digunakan perusahaan untuk menunjukkan posisi bisnisnya di antara perusahaan besar di Indonesia.
Pengakuan itu diberikan dalam acara Fortune Indonesia 100 Gala 2026 yang berlangsung di Hotel Mulia Senayan. Selain penghargaan, acara tersebut juga mempertemukan eksekutif dari berbagai perusahaan untuk membahas perkembangan dan tantangan bisnis.
Bagi industri telekomunikasi, skala bisnis juga berkaitan dengan kemampuan perusahaan dalam membangun dan memelihara infrastruktur jaringan yang membutuhkan investasi berkelanjutan. XLSmart menyebut infrastrukturnya kini didukung lebih dari 265 ribu BTS dan jaringan 5G yang telah tersedia di 53 kota.
Penghargaan ESG dari KESGI
Dari sisi keberlanjutan, XLSmart memperoleh KESGI Award 2026 untuk sektor telekomunikasi dalam ajang Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026.
Penilaian KESGI Scoring 2026 mengukur kinerja environmental, social, and governance (ESG). Menurut keterangan perusahaan, penilaian mencakup 15 topik dan lebih dari 150 indikator kontekstual untuk masing-masing sektor, dengan melibatkan panel ahli ESG senior.
Kerangka ESG digunakan untuk menilai perusahaan tidak hanya berdasarkan kinerja finansial, tetapi juga bagaimana perusahaan mengelola dampak lingkungan, aspek sosial, serta tata kelola.
Dalam konteks perusahaan telekomunikasi, isu ESG antara lain berkaitan dengan konsumsi energi dan emisi dari infrastruktur jaringan, pengelolaan perangkat dan limbah elektronik, keamanan serta privasi data, akses terhadap konektivitas, hingga tata kelola perusahaan.
Pengakuan KESGI menjadi salah satu bentuk penilaian terhadap pendekatan keberlanjutan yang dijalankan XLSmart.
Sisternet Jangkau Lebih dari 1,6 Juta Perempuan
Di bidang pemberdayaan perempuan, XLSmart memperoleh The Sraya Recognition kategori Future Forward melalui Sisternet dalam rangkaian Sraya Nusa 2026.
Program Sisternet merupakan inisiatif yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas perempuan melalui pelatihan, pengembangan keterampilan digital, mentoring, serta akses terhadap jaringan dan ekosistem.
Penghargaan tersebut diterima oleh Head of Corporate CSR & Channel Strategy XLSmart, Adelia Panjaitan.
Hingga September 2026, perusahaan menyebut Sisternet telah menjangkau lebih dari 1,6 juta perempuan. Program tersebut mencakup kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan diri, karier, kepemimpinan, serta peluang ekonomi berbasis pemanfaatan teknologi.
Program pemberdayaan digital menjadi salah satu pendekatan yang semakin banyak digunakan perusahaan teknologi dan telekomunikasi, seiring meningkatnya kebutuhan keterampilan digital dalam aktivitas ekonomi dan pekerjaan.
Tiga Praktisi XLSmart Raih Indonesia PR of the Year
Pengakuan lainnya datang dari Indonesia PR of the Year 2026 yang diselenggarakan Majalah MIX MarComm, bagian dari SWA Media Group.
Dalam kategori Indonesia PR Practitioners of the Year 2026 â Journalist Choice, tiga praktisi komunikasi XLSmart memperoleh penghargaan untuk industri Telekomunikasi & Utility.
Merza Fachys memperoleh penghargaan sebagai Spokesperson, Henry Wijayanto sebagai Senior PR Practitioner, dan Estalla Maria sebagai Junior PR Practitioner.
Kategori Journalist Choice dilakukan melalui kuesioner kepada jurnalis desk bisnis. Praktisi yang dipilih dinilai berdasarkan kinerja dalam hubungan dengan media.
Pengakuan tersebut menempatkan komunikasi korporat sebagai salah satu aspek yang turut diperhatikan dalam perjalanan transformasi perusahaan. Bagi perusahaan telekomunikasi, komunikasi dengan media dan pemangku kepentingan menjadi penting karena bisnisnya berkaitan dengan layanan publik, regulasi, investasi infrastruktur, teknologi, dan perubahan perilaku konsumen.
Tantangan Setelah Penggabungan
XLSmart terbentuk melalui penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom. Proses integrasi tersebut membawa tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penyatuan bisnis, tetapi juga pengelolaan jaringan, teknologi, sumber daya manusia, merek, serta basis pelanggan.
Dalam konteks tersebut, empat pengakuan yang diraih perusahaan mencakup aspek yang berbeda. Fortune Indonesia 100 berkaitan dengan posisi bisnis berdasarkan pendapatan, KESGI menyoroti aspek ESG, The Sraya Recognition berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, sedangkan Indonesia PR of the Year menilai praktisi komunikasi perusahaan.
XLSmart menyatakan akan melanjutkan penguatan jaringan dan perluasan layanan digital. Perusahaan juga menempatkan agenda keberlanjutan, tata kelola, dan inklusi digital sebagai bagian dari proses pertumbuhan.
Di tengah kebutuhan konektivitas yang terus meningkat, tantangan bagi perusahaan telekomunikasi bukan hanya memperluas cakupan jaringan. Pengelolaan biaya infrastruktur, kualitas layanan, efisiensi energi, keamanan data, serta kemampuan menyediakan akses digital yang inklusif juga menjadi bagian dari persoalan yang perlu dikelola secara berkelanjutan.
Dengan demikian, penghargaan yang diterima XLSmart mencerminkan sejumlah aspek berbeda dalam perjalanan perusahaan, tetapi keberlanjutan capaian tersebut tetap akan bergantung pada kinerja operasional, kualitas layanan, serta kemampuan perusahaan menjalankan transformasi bisnis setelah proses penggabungan.
- Transformasi Bisnis
- sisternet
- ESG
- Keberlanjutan
- XLSmart
- telekomunikasi
- inklusi digital
- Pemberdayaan Perempuan
- infrastruktur digital
- Fortune Indonesia 100
- KESGI Award
- Responsible Digital Infrastructure
- Bisnis Telekomunikasi
- Komunikasi Korporat
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Mobil Listrik Tiongkok Diproduksi di AS, Peta Pasar EV Berubah
-
40 Penyandang Tunanetra Berlomba di MTQ Nasional
-
BMKG Ungkap Wilayah yang Bakal Diguyur Hujan Selasa, Cek Daerahmu!
-
Konser Kotak Disetop Gara-gara Gas Misterius, Tantri Alami Sesak Napas
-
Apjatel Minta Penataan Infrastruktur Telekomunikasi Tetap Jaga Keandalan Layanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.