Gelaran MogoGP Harus Sukses, Masyarakat Diminta Berbondong-bondong Menggeruduk Sirkuit Mandalika

Minggu, 04 Okt 2026, 13:18 WIB

MATARAM – Masyarakat diajak untuk menyukseskan perhelatan Motogp. Maka, mereka diminta berbondong-bondong memenuhi Sirkuit Mandalika. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Dhamayanti Putri mengajak seluruh masyarakat setempat mengambil bagian menyukseskan MotoGP dengan menjadi tuan rumah yang ramah, tertib, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Kita semua masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat NTB, harus memiliki kesiapan untuk menjadi tuan rumah yang baik," ujar Wagub NTB pada kegiatan Gebyar MotoGP yang dirangkaikan dengan olahraga bersama di Jalan Udayana Mataram, Minggu.

Ia menilai Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bukan hanya tentang persaingan para pembalap dunia di Sirkuit Mandalika. Tapi, bagi NTB, perhelatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan masyarakat sebagai tuan rumah, sekaligus menggerakkan pariwisata dan ekonomi daerah.

Menurutnya, ketika Mandalika menjadi perhatian dunia, masyarakat NTB memiliki peran penting dalam membangun kesan terhadap daerah. Keramahan, keamanan, kenyamanan, serta kualitas pelayanan menjadi bagian dari pengalaman yang akan dibawa pulang oleh para wisatawan dan penonton.

Karena itu, Wagub berharap penyelenggaraan MotoGP memberikan manfaat yang semakin luas, tidak hanya bagi kawasan sirkuit, tetapi juga bagi pelaku UMKM, sektor pariwisata, ekonomi kreatif, seniman, dan masyarakat di berbagai daerah.

Keterlibatan masyarakat juga tercermin dalam rangkaian Gebyar MotoGP di Udayana yang menggabungkan olahraga bersama dengan kegiatan promosi dan informasi mengenai penyelenggaraan MotoGP 2026. Ia pun mengapresiasi seluruh elemen masyarakat dan instansi yang ikut mendukung rangkaian kegiatan tersebut.

General Manager The Mandalika, I Made Pari Wijaya, mengatakan sejumlah peningkatan disiapkan untuk MotoGP 2026, baik pada aspek race maupun non-race.

"Ada satu yang spesial, tentu kita lakukan improvement atas penyelenggaraan race dan non-race. Tahun ini sirkuit kita sangat berbeda, penyelenggaraannya berbeda, dan atmosfer-nya juga sangat berbeda," ujarnya.

Peningkatan tersebut mencakup kualitas lintasan serta pembenahan berbagai sarana dan prasarana pendukung di kawasan. Penataan kawasan juga diarahkan semakin ramah lingkungan melalui penanaman berbagai jenis tanaman dan penguatan ruang hijau.

Aksesibilitas penonton turut menjadi perhatian melalui peningkatan jumlah dan kualitas layanan transportasi pendukung, termasuk shuttle bus yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, perwakilan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Rully Habibie, mengatakan MotoGP 2026 akan dikemas tidak hanya sebagai tontonan balap, tetapi juga sebagai pengalaman yang dapat dinikmati masyarakat di luar lintasan.

Salah satu agenda yang disiapkan adalah Riders Parade di Kota Mataram hingga kawasan eks-Bandara Selaparang. Parade tersebut akan menghadirkan sejumlah pembalap dunia bersama pembalap Indonesia, termasuk Mario Aji dan Veda Ega Pratama sebagai tuan rumah.

Selain parade, berbagai side event juga disiapkan di kawasan Mandalika dengan menghadirkan sejumlah musisi nasional dan internasional. Rangkaian hiburan tersebut diharapkan semakin memperluas pengalaman masyarakat dan wisatawan selama berada di NTB.

Rully mengatakan penyelenggara juga berupaya menghadirkan hiburan dengan harga tiket yang terjangkau sehingga semakin banyak masyarakat dapat menikmati rangkaian MotoGP 2026.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.