MotoGP Jepang: Marc Marquez Menang dan Pangkas Jarak, Tinggal Dua Poin dari Jorge Martin

Minggu, 04 Okt 2026, 13:50 WIB

MOTEGI, JEPAN — Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di MotoGP. Pembalap Ducati itu memenangi MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10). Hasil tersebut memangkas jaraknya dengan Jorge Martin di puncak klasemen menjadi hanya dua poin, dengan enam seri tersisa.

Marquez tampil sebagai pemenang setelah menyalip Martin yang start dari pole position pada pertengahan balapan. Pembalap Spanyol itu kemudian mampu mempertahankan keunggulan hingga garis finis.

Ket. Foto: Marc Marquez. — Sumber: MotoGP

Kemenangan tersebut menjadi respons sempurna Marquez setelah kehilangan poin penting pada balapan sebelumnya di Austria. Ia juga menyempurnakan akhir pekan di Motegi setelah sehari sebelumnya memenangi sprint race.

Dengan tambahan poin maksimal, Marquez kini mengoleksi 331 poin, hanya terpaut dua angka dari Martin yang berada di puncak dengan 333 poin. Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dalam balapan sekaligus semakin tertinggal dalam persaingan gelar.

Marquez menyebut raihan poin maksimal di Jepang sangat penting untuk menjaga peluangnya merebut kembali posisi teratas klasemen.

“Balapannya sulit, terutama ketika saya berada di belakang Jorge. Namun, saya tahu jika bisa memimpin balapan, ritmenya bagus,” kata Marquez.

“Jorge mencoba menyerang, tetapi kemudian saya meningkatkan ritme dan itu cukup untuk menjalani dua lap terakhir dengan lebih santai.”

Sebelum balapan, Marquez sempat melakukan pemanasan dengan cara tidak biasa. Ia menjatuhkan tubuhnya ke aspal untuk melakukan beberapa kali push-up, sebelum kemudian naik ke motor Ducati.

Di lintasan, Marquez memilih bersabar membuntuti Martin. Ia baru melancarkan serangan pada lap ke-11 dan setelah berhasil mengambil alih posisi terdepan, tidak lagi memberikan kesempatan kepada rivalnya untuk merebut kembali posisi pertama.

Martin harus puas finis kedua. Meski demikian, pembalap Aprilia itu menegaskan dirinya masih memiliki paket kompetitif untuk menghadapi sisa musim.

“Saya pikir hari ini sangat sulit untuk menang,” ujar Martin. “Ini adalah salah satu hari ketika saya hampir sempurna dalam mengendarai motor. Saya sangat halus, sangat percaya diri, tetapi bahkan dengan itu saya tidak bisa menang.”

Kemenangan di Motegi menjadi kemenangan keenam Marquez di balapan utama musim ini. Raihan tersebut terasa semakin impresif karena ia sempat absen pada seri Le Mans dan Catalunya untuk menjalani operasi pada kaki dan bahunya.

Cuaca sempat menjadi perhatian menjelang balapan. Kondisi cerah di Motegi berubah menjadi berawan dan temperatur turun cukup signifikan. Namun, hujan tidak sampai turun sehingga balapan berlangsung dalam kondisi kering.

Setelah melewati Martin, Marquez praktis tidak mendapatkan tekanan berarti. Ia mampu mengendalikan jarak di depan, sementara Martin relatif nyaman mempertahankan posisi kedua.

Persaingan sengit justru terjadi untuk perebutan posisi ketiga. Bezzecchi harus bekerja keras menahan serangan Enea Bastianini hingga akhirnya mampu mengamankan podium. Bastianini finis keempat.

Pedro Acosta, yang sebelumnya mencatat kemenangan perdana di MotoGP pada seri Austria, harus puas finis ketujuh.

Sementara itu, pembalap tuan rumah Ai Ogura finis keenam. Ogura sebelumnya mengincar kemenangan untuk menjadi pembalap Jepang pertama yang menjuarai balapan MotoGP di Motegi sejak 2004.

Nasib kurang beruntung dialami Diogo Moreira. Pembalap Brasil yang sehari sebelumnya finis kedua dalam sprint race setelah Martin terkena penalti, kali ini gagal menyelesaikan balapan karena mengalami kecelakaan.

Persaingan gelar MotoGP pun semakin panas. Dengan selisih hanya dua poin dan enam seri tersisa, Marquez kini kembali menempel ketat Martin di puncak klasemen.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.