Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 18:55 WIB | Oleh:

Pada NET 2026, EMOS turut memperkenalkan EMOS Metaverse, sebuah platform virtual berbasis Interactive 3D Immersive Experience yang dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif kepada peserta.

Melalui platform tersebut, peserta dapat menjelajahi area pameran virtual, mengunjungi stan dan toko virtual sponsor, mengakses materi edukasi, serta berinteraksi dengan peserta lain dalam satu ekosistem digital.

Bagi para apoteker, EMOS Metaverse menyediakan akses ke berbagai sesi ilmiah dan materi edukasi terkait perkembangan regulasi, praktik kefarmasian, serta inovasi sektor kesehatan.

Sementara itu, bagi Key Person Decision Makers (KPDM), platform ini menawarkan pengalaman Digital Economy. Peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan prabuka, memperoleh penawaran khusus, serta mengeksplorasi dan bertransaksi melalui sejumlah toko virtual.

Beberapa toko virtual yang hadir di antaranya YOUC1000 dan Nicorette. Konsep ini turut didukung oleh sejumlah mitra, seperti DKT Indonesia, Darya-Varia, InovaPharma, Haleon, Henson, Menarini, Reckitt, BCA, dan ICS melalui stan digital interaktif.

Hadirkan Inovasi Berbasis AI

Dalam NET 2026, EMOS meluncurkan sejumlah inovasi digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Salah satunya adalah FOR YOU, fitur berbasis AI Recommendation Engine yang dirancang untuk mengolah data menjadi rekomendasi belanja yang lebih personal.

Fitur FOR YOU menganalisis riwayat transaksi, pola pembelian, tren produk lokal, serta peluang promosi. Fitur ini membantu pelanggan mengambil keputusan pembelian lebih cepat, mempercepat proses pemesanan ulang (reorder), serta mengoptimalkan program promosi di platform EMOS.

Selain FOR YOU, EMOS meluncurkan EMOS Snap untuk membantu principal dan mitra bisnis meningkatkan kualitas pelaksanaan aktivitas di lapangan.

Melalui sistem pemantauan berbasis foto secara real-time, EMOS Snap memungkinkan berbagai aktivitas dipantau melalui satu dasbor terintegrasi. Aktivitas tersebut mencakup verifikasi tampilan (display) produk, penerapan materi promosi (point of sales material/POSM), kepatuhan standar merchandising, hingga kegiatan branding.

Dokumentasi yang tersusun sistematis dan didukung wawasan berbasis data (data-driven insight) ini diharapkan meningkatkan transparansi, mempercepat evaluasi, serta membantu pengambilan keputusan bisnis.

Melalui NET 2026, EMOS menegaskan arah pengembangannya pada dekade mendatang dengan terus memperkuat konektivitas dan kolaborasi antarpemangku kepentingan, guna mewujudkan ekosistem kesehatan Indonesia yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
IHSG Anjlok 4,31 Persen Usa...

Pemkot Bandung Resmikan RTH Pasirwangi

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Resmikan RTH...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.