Pemuda.ai Diluncurkan, Dorong Penguatan Ekosistem AI Nasional
Rabu, 19 Agu 2026, 11:50 WIBJAKARTA â PT Kencana Satu Nuswapada (Prominence) resmi memperkenalkan Pemuda.ai melalui soft launching yang digelar bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Platform ini dikembangkan sebagai layanan pengelolaan token kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) bagi pengembang, korporasi, dan sektor pemerintahan.
Peluncuran awal Pemuda.ai ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Prominence dan Onno Center, pusat pengembangan serta literasi teknologi yang dimotori pakar teknologi informasi Onno W. Purbo. Inisiatif tersebut juga mendapat dukungan dari tokoh telekomunikasi nasional, Rudolf Nainggolan.
Berada di bawah ekosistem Prominence, Pemuda.ai memperkenalkan konsep Token-as-a-Service (TaaS) yang ditujukan untuk membantu pengguna mengelola penggunaan token AI secara lebih fleksibel dan efisien. Layanan ini memungkinkan pengembang (developer), perusahaan, maupun instansi pemerintah mengatur kuota token, mengoptimalkan biaya, serta melakukan transaksi dan administrasi token AI secara lebih transparan.
Langkah ini dinilai relevan dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur dan tata kelola AI di Indonesia. Pemerintah saat ini memang mendorong pembangunan ekosistem AI yang tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan, etika, inklusivitas, dan tanggung jawab.
Penguatan talenta digital, tata kelola data, riset dan inovasi, serta pemanfaatan AI di berbagai sektor menjadi bagian utama dari agenda penguatan ekosistem AI nasional.
Director & Founder Prominence, Edi Sugianto, mengatakan bahwa kehadiran Pemuda.ai merupakan bagian dari upaya perusahaan mempertemukan kebutuhan korporasi dengan agenda kemandirian teknologi nasional.
âSebagai digital hub, kami berkomitmen mempertemukan kapabilitas korporat dengan gerakan kemandirian teknologi. Melalui soft launching Pemuda.ai dan layanan Token-as-a-Service, kami hadir untuk menjawab kebutuhan developer serta enterprise dalam mengelola ekosistem AI secara efisien di Indonesia,â kata Edi.
Menurut Edi, kerja sama dengan Onno Center juga akan diarahkan pada pengembangan berbagai use case serta inovasi AI yang dapat diterapkan untuk kebutuhan nyata di Indonesia.
âSinergi melalui penandatanganan MoU bersama Onno Center akan menjadi motor penggerak dalam merancang use case dan inovasi AI yang aplikatif ke depannya,â ujarnya.
Fokus pada Riset dan Edukasi
Kolaborasi Pemuda.ai dan Onno Center tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan teknologi. Kedua pihak juga berencana memperkuat kegiatan riset, edukasi, dan implementasi solusi AI untuk menjawab kebutuhan masyarakat maupun industri.
Founder Onno Center, Onno W. Purbo, menyampaikan bahwa pengembangan Pemuda.ai sejalan dengan misi lembaganya dalam mendorong kemandirian teknologi berbasis sumber terbuka (open source).
âInisiatif ini sejalan dengan misi kami di Onno Center untuk terus mendorong kemandirian teknologi terbuka. Pemuda.ai memberikan akses dan tata kelola token yang sangat dibutuhkan oleh komunitas dan industri di Indonesia,â kata Onno.
Pengembangan platform ini juga ditempatkan dalam konteks penguatan kemandirian AI nasional (sovereign AI). Konsep ini mencakup pengembangan model AI lokal, kesiapan infrastruktur komputasi, serta peningkatan kapasitas talenta digital nasional.
Dukungan terhadap pengembangan ekosistem tersebut turut disampaikan oleh tokoh telekomunikasi nasional, Rudolf Nainggolan. Menurutnya, sektor telekomunikasi dan enterprise perlu bergerak cepat menghadapi pesatnya perkembangan teknologi AI.
âDunia telekomunikasi dan enterprise di Indonesia harus bergerak cepat menyongsong era kecerdasan buatan. Platform seperti Pemuda.ai yang didukung ekosistem Prominence akan menjadi fondasi yang sangat kuat bagi kemandirian dan penguatan digital nasional,â ujar Rudolf.
Setelah soft launching, pengembangan Pemuda.ai akan dilanjutkan menuju peluncuran secara nasional. Grand launching dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperluas kolaborasi sekaligus mendorong pemanfaatan AI yang lebih aplikatif, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta industri di Indonesia. Masyarakat, developer, dan pelaku industri yang ingin mencoba Pemuda.ai dapat mengikuti program pra-registrasi (pre-registration) melalui laman resmi Pemuda.ai.
Sebagai informasi, Prominence merupakan perusahaan penyedia solusi teknologi dan infrastruktur digital yang berfokus pada transformasi digital sektor enterprise dan pemerintahan di Indonesia. Sementara itu, Pemuda.ai dikembangkan sebagai platform marketplace token AI sekaligus penyedia layanan Token-as-a-Service yang menyasar sektor enterprise, developer, dan pemerintah.
Adapun Onno Center merupakan pusat jejaring, edukasi, dan komunitas teknologi independen yang berfokus pada literasi digital, riset teknologi terbuka, serta pengembangan talenta digital di Indonesia.
- Teknologi Indonesia
- Digitalisasi
- Teknologi AI
- Kecerdasan Artifisial
- Sovereign AI
- ekosistem AI
- kecerdasan buatan
- Pemuda.ai
- Prominence
- Token-as-a-Service
- Onno Center
- Onno W. Purbo
- Kemandirian Teknologi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Vivere Group Gandeng Rimini Street untuk Perkuat Sistem SAP dan Transformasi Digital
-
Keamanan Terintegrasi Dinilai Krusial untuk Dukung Keberlanjutan Produksi Migas Nasional
-
Komnas HAM Dorong Investigasi Kasus Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua
-
KPK Buka Peluang Panggil Menhut Raja Juli Antoni dalam Kasus Gratifikasi Hutan Kuansing.
-
Pemkot Bandung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir untuk Dukung Festival Asia Afrika
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.