Praktik Digitalisasi akan Dimanfaatkan Kalbar untuk Mengembangkan Ekonomi Kreatif

Senin, 17 Agu 2026, 12:38 WIB

PONTIANAK – Berkembangnya praktik digitalisasi yang makin luar harus dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Itulah yang dilakukan Kalbar. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan pihaknya terus mengembangkan ekonomi kreatif dan transformasi digital sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

"Melalui penyelenggaraan Pontianak Carnaval Khatulistiwa (PACAK), Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026, dan Festival Rupiah Berdaulat (FERBI), kita berupaya untuk terus mengembangkan ekonomi kreatif dan transformasi digital sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah," kata Norsan seusai secara resmi melepas peserta Lomba Karnaval Kemerdekaan dan Drum Band se-Kalimantan Barat di Jalan Diponegoro, Pontianak, Kalbar, Senin.

Ket. Foto: ekonomi kreatif — Sumber: ist

Norsan mengatakan kegiatan yang memadukan seni, budaya, kreativitas, olahraga, dan teknologi digital tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berekspresi, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata dan menggerakkan sektor ekonomi kreatif.

"Kami mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan pada hari ini. Mudah-mudahan tahun depan kemeriahannya bisa lebih ditingkatkan dibandingkan tahun ini," ujarnya.

Menurut dia, karnaval juga menjadi momentum memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menghidupkan kembali kebudayaan melalui kreativitas masyarakat, termasuk dalam pembuatan kostum dan pertunjukan.

Ia pun mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan karya dan pembangunan sesuai kemampuan serta potensi masing-masing untuk mendorong kemajuan Kalimantan Barat.

"Kemerdekaan ini harus kita syukuri karena diperjuangkan oleh para leluhur dan para pahlawan. Karena itu, mari kita isi kemerdekaan dengan pembangunan di segala bidang," katanya.

Norsan menyebut Kalbar memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar, antara lain pada subsektor kuliner, kriya, seni pertunjukan, seni musik, dan fesyen berbasis wastra daerah.

Potensi tersebut, kata dia, perlu dikembangkan dengan melibatkan generasi muda agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing.

Selain ekonomi kreatif, Norsan menilai digitalisasi pembayaran menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah.

Melalui PQN 2026, pemerintah kabupaten dan kota didorong memperluas penggunaan QRIS untuk pembayaran pajak, retribusi, pasar, parkir, pariwisata, hingga berbagai layanan publik.

"Di saat yang sama, industri perbankan diharapkan terus menjaga keandalan sistem, memperluas edukasi digital, serta memberikan dukungan bagi pengembangan UMKM," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Doni Septadijaya mengatakan PQN 2026 mengusung tema "QRIS Antarnegara" yang diarahkan untuk meningkatkan transaksi lintas negara, khususnya dari wisatawan dan masyarakat negara tetangga yang beraktivitas di Kalbar.

"Kita mau mendorong transaksi QRIS cross-border semakin besar. Banyak masyarakat dari negara tetangga yang melakukan mobilitas di Kalimantan Barat. Itu yang ingin kita garap supaya mereka menggunakan QRIS ini secara maksimal," katanya.

Menurut Doni, penguatan transaksi digital lintas negara diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata sekaligus memperluas inklusi keuangan masyarakat di Kalimantan Barat.

  • Ekonomi Kreatif

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Pemprov Jambi Luncurkan Program Pemutihan Pajak di HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil

Bupati Banyumas Pastikan Bus Trans Banyumas Tetap Beroperasi

Praktik Digitalisasi akan Dimanfaatkan Kalbar untuk Mengembangkan Ekonomi Kreatif

Demi Ketahanan Pangan, Tiap Desa Mesti Membangun Dua Hektare Makanan

Warga Kalbar Semakin Melek Transaksi Elektronik, Angka QRIS Mencapai Rp6,5 Triliun  

Harga Beras Kualitas Medium di Lebak dalam Dua Bulan Terakhir Relatif Stabil ‎

Raja Salman Sampaikan Dukacita atas Gempa di Sejumlah Wilayah Indonesia.

Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS pada Senin (17/8), Kompak Naik di Pegadaian

Sosok Kolonel Priyo Handoyo, Dandim Kota Semarang yang Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Bulog NTT Tambah 10 Ton Beras untuk Korban Gempa Flores, Pasokan Pangan Dipastikan Aman

Megawati Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Ada Pameran Sejarah Kemerdekaan

Jokowi Tiba di Istana untuk HUT RI ke-81, Penampilan dengan Adat Bali Jadi Sorotan

Pemprov Sulawesi Selatan Salurkan Rp500 Juta bagi Korban Gempa NTT

Paskibraka Siap Jalankan Tugas Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka.

Telkom Buka Internet Gratis di Lokasi Pengungsian Gempa NTT, Warga Bisa Tetap Terhubung

Siswi SMA 1 Palembang Caliya Azaria Ivana Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI.

Harga Emas Antam pada HUT Ke-81 RI, Naik Jadi Rp2.677.000/ Gram 

17 Penerjun Kopassus Taklukkan Ketinggian 10.000 Kaki dalam Victory Jump di Monas.

HUT ke-81 RI, Gubernur Pramono Ungkap Arah Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.