Pelaku Bisnis Wisata Terus Dikembangkan

Kamis, 10 Sep 2026, 01:15 WIB

TANGERANG – Pendapatan asli daerah bisa diperoleh dari berbagai sektor, termasuk pariwisata. Untuk itu, para pelaku usaha pariwisata akan terus dibina agar semakin profesional dan berkembang. “Dengan begitu, mereka dapat berkontribusi lebih besar untuk pendapatan asli daerah,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, Rabu.

Dia mengatakan, pelaku usaha yang bisa ikut dalam program peminaan adalah rumah makan, kafe, restoran, dan akomodasi. Sektor pariwisata tersebut, katanya, merupakan salah satu sumber PAD Kota Tangerang. PAD sektor pariwisata tahun lalu terealisasi sebesar Rp528 miliar. Rinciannya, Rp80 miliar dari hotel, Rp425 miliar dari restoran dan Rp22 miliar dari hiburan.

Ket. Foto: Kegiatan pembinaan kepada pelaku usaha di Kota Tangerang agar semakin profesional dan strategi dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang.

“Program pembinaan menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pengetahuan, kualitas layanan, serta pengelolaan usaha agar semakin professional. Harapanya, mereka mampu memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan,” jelas Boyke. Dia menegaskan, program pembinaan jasa usaha pariwisata digelar secara gratis. Pelaku usaha yang berminat bisa mendaftar secara gratis ke laman bit.ly/PembinaandanPengawasan2026?r=qr.

Selain peningkatan kualitas layanan, kegiatan ini juga menjadi ruang sosialisasi terkait sertifikasi halal. Materi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami pentingnya pemenuhan standar usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen. Sedangkan kegiatan dilaksanakan dalam dua batch: tanggal 16 dan 22 September. Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang.

Pelaku usaha yang berminat mengikuti kegiatan ini, wajib mendaftar dan mengisi formulir secara lengkap. Peserta juga diwajibkan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai salah satu persyaratan mengikuti program. ”Peserta hanya dapat memilih salah satu tanggal pelaksanaan. Apabila kuota pada batch pertama telah terpenuhi, ikuti batch kedua,” jelasnya.

Disbudpar Kota Tangerang mengingatkan peserta yang telah mendaftar untuk hadir sesuai dengan jadwal yang dipilih. Apabila berhalangan hadir, peserta wajib menginformasikan kepada panitia paling lambat H-2 sebelum kegiatan berlangsung. “Pendaftaran akan dibuka hingga kuota pada kedua batch terpenuhi. Setelah seluruh kuota terpenuhi, pendaftaran ditutup,” ujarnya.

  • Bisnis Pariwisata

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.