Pemkot Ambon Minta Investor Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal Ber-KTP Ambon
Jumat, 02 Okt 2026, 02:06 WIBAMBON -Â Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, meminta para pelaku usaha yang berinvestasi di wilayahnya untuk memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya pada posisi tanpa keahlian khusus (unskilled).Â
âSilakan berusaha, tetapi berikan kesempatan bekerja bagi anak-anak Kota Ambon. Untuk posisi tenaga kerja non-keahlian khusus (unskilled), pastikan mereka ber-KTP Ambon. Jika setiap usaha menyerap tenaga kerja lokal, dampak penurunan pengangguran di kota ini akan sangat signifikan,â kata Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, di Ambon, Kamis.
Menurut Bodewin, masuknya investasi perlu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Ambon melalui penciptaan lapangan kerja.
Karena itu pelaku usaha yang menjalankan kegiatan bisnis di Ambon, kata dia, diharapkan tidak hanya memperhatikan keberlanjutan usaha mereka tetapi juga berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan ketenagakerjaan.
Ia menegaskan Pemkot Ambon tetap memberikan kemudahan bagi pengusaha yang ingin berinvestasi dengan memastikan proses perizinan berjalan sesuai aturan dan tidak dihambat oleh birokrasi maupun pungutan liar (pungli).
âKami memberikan karpet merah kepada para pengusaha, dalam artian kemudahan proses sesuai aturan. Pemerintah daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi masuknya investasi,â tegasnya.
Bodewin mengapresiasi ekspansi investasi Point Coffee di Kota Ambon. Menurutnya, pembukaan gerai baru tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata.
Ia menambahkan iklim usaha yang berkelanjutan perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) sehingga manfaat investasi dapat dirasakan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
- pemkot ambon
- bodewin wattimena
- tenaga kerja lokal
- wali kota ambon
- investasi ambon
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pengusaha, Investor, dan Warga Bakal Bertemu di Jitex 16-19 September
-
Pengunjuk Rasa Diimbau Tak Anarkistis
-
Wabah Ebola di RD Kongo Menyebar ke 7 Provinsi, Jumlah Kasus Lampaui 7.000
-
Ternyata Mata bisa “Terbakar” Matahari, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya!
-
Dampak Revitalisasi Kali Cakung Lama, Warga Pegangsaan Dua Mengaku Tembok Rumah Retak.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.