Arsenal Atasi Manchester City 3-0, Rebut Trofi Community Shield
Senin, 17 Agu 2026, 05:51 WIBCARDIFF â Arsenal mengawali musim 2026-27 dengan trofi setelah mengalahkan Manchester City 3-0 dalam laga Community Shield di Principality Stadium, Senin (17/8) dini hari WIB..
Kemenangan telak tersebut menjadi awal sempurna bagi Mikel Arteta sekaligus memberikan kekalahan pada laga debut Enzo Maresca sebagai pelatih baru Manchester City. Arsenal juga memperpanjang rekor sempurna mereka atas City dalam sejarah pertemuan di Community Shield, dengan kini mengoleksi empat kemenangan dari empat kesempatan.
Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard menjadi pencetak gol Arsenal dalam penampilan yang sejak awal memperlihatkan perbedaan kualitas dan kesiapan kedua tim.
âKami menunjukkan level permainan kami hari ini. Kami menunjukkan bahwa kami sudah siap,â kata Odegaard kepada TNT Sports.
âKami serius dan ingin melakukannya lagi. Masih ada trofi-trofi lain yang bisa kami perebutkan dan itulah tujuan kami,â lanjut kapten Arsenal tersebut.
23 Detik yang Mengubah Pertandingan
Keraguan yang sempat muncul setelah penampilan Arsenal di pramusim langsung terhapus hanya dalam waktu 23 detik.
Arsenal memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Myles Lewis-Skelly yang dimainkan di lini tengah mengirimkan umpan terobosan akurat kepada Calafiori.
Bek kiri Italia tersebut tidak terburu-buru. Ia dengan tenang menaklukkan Gianluigi Donnarumma untuk membawa Arsenal unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi yang tercepat dalam pertandingan Community Shield selama 58 tahun terakhir.
Gol kilat itu juga menjadi pertanda dominasi Arsenal. Pasukan Arteta terlihat lebih tajam, lebih bugar, lebih percaya diri, dan mampu menjalankan permainan menyerang dengan agresif.
Sebaliknya, City kesulitan menemukan ritme.
Peluang pertama mereka baru datang pada menit ke-20. Phil Foden melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti, tetapi David Raya bergerak cepat untuk menepis bola.
Kiper Arsenal itu kembali menunjukkan ketangguhannya ketika menggagalkan peluang Erling Haaland.
Arsenal kemudian mendapatkan gol kedua melalui kombinasi pemain lama dan baru.
Odegaard mengirimkan umpan silang ke tiang jauh. Rekrutan anyar Arsenal, Christos Tzolis, menyundul bola kembali ke tengah kotak penalti.
Havertz berada di posisi yang tepat untuk menyelesaikan peluang tersebut dengan sundulan.
Donnarumma sebenarnya sempat menyentuh bola, tetapi bola justru terlepas dan melewati garis gawang.
City semakin kesulitan keluar dari tekanan. Maresca mencoba mencari solusi, tetapi lini tengah dan pertahanan Arsenal mampu membatasi ruang gerak para pemain kreatif City.
Odegaard Pesta, Haaland Mati Kutu
Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, Arsenal kembali mencetak gol.
Tzolis kembali menjadi aktor penting. Kali ini ia memberikan umpan kepada Odegaard.
Kapten Arsenal tersebut melakukan sentuhan pertama yang sangat halus untuk melewati Josko Gvardiol sebelum melepaskan tembakan yang membuat Donnarumma salah langkah.
Bola bersarang di gawang City.
3-0.
Gol tersebut praktis mengakhiri perlawanan City. Manchester City hanya sesekali mampu memperlihatkan ancaman di lini depan. Namun, Raya tampil disiplin di bawah mistar dan memastikan Arsenal menyelesaikan pertandingan tanpa kebobolan.
Sementara itu, Haaland yang musim lalu menjadi pencetak gol terbanyak Liga Primer dengan 27 gol tidak mampu memberikan pengaruh berarti. Penyerang Norwegia itu bahkan ditarik keluar sebelum pertandingan memasuki satu jam.
Community Shield menjadi trofi pertama Arsenal pada musim baru, tetapi Odegaard menegaskan bahwa mereka tidak ingin berhenti di sini.
Arsenal akan memulai kampanye Liga Primer Inggris pada Jumat dengan menjamu Coventry City.
âKami akan menyerang musim ini. Kami ingin melakukannya lagi,â kata Odegaard.
Kapten Arsenal tersebut mengingat kembali keberhasilan tim menjuarai Liga Primer musim lalu dan mengakui bahwa pengalaman mengangkat trofi membuat mereka semakin lapar.
âItu merupakan pencapaian dan pengalaman luar biasa bagi kami semua. Ketika Anda sudah merasakan betapa menyenangkannya menjadi juara, Anda pasti ingin merasakannya lagi,â ujarnya.
Namun, Arsenal memiliki ambisi lebih besar.
Musim lalu, mereka gagal meraih gelar Liga Champions setelah kalah dari Paris Saint-Germain di final. Trofi kompetisi elite Eropa tersebut kini kembali menjadi salah satu target utama Arteta dan para pemainnya.
âDi klub ini, Anda ingin memenangkan semuanya. Tetapi tentu saja, Liga Champions adalah trofi yang sangat besar,â kata Odegaard.
Kemenangan 3-0 atas Manchester City menjadi pernyataan awal Arsenal: mereka tidak hanya ingin mempertahankan mahkota Liga Primer, tetapi juga siap mengejar trofi-trofi yang sebelumnya lepas dari genggaman.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Hari Pertama Sekolah 2026, Momen Ayah Antar Anak di Jakarta Timur Dukung Gerakan GAMAS.
-
Geser Alcaraz, Zverev Dipastikan Naik ke Peringkat Dua Dunia Usai Runner-up Wimbledon
-
Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar 2,5 Triliun Rupiah atau Lupakan Enzo Fernandez
-
Ancam Musuh-Musuhnya! Arteta Siapkan 'Megatransfer' Demi Amankan Singgasana Arsenal
-
Nilai Transfer Capai 3,2 Triliun Rupiah, Anderson Tak Gentar dengan Tekanan di Manchester City
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.