Agar Tepat Sasaran, KKP Identifikasi Korban Gempa dari Kalangan Nelayan di NTT
Senin, 17 Agu 2026, 16:55 WIBKENDARI â Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengutamakan pendataan masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebelum menyalurkan bantuan. Langkah ini dilakukan agar bantuan kemanusiaan tepat sasaran kepada kelompok yang paling membutuhkan.
Proses identifikasi dilakukan bersamaan dengan pengiriman bantuan tahap awal sebanyak 50 ton menggunakan Kapal Pengawas Perikanan Orca 06 dari Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (17/8). Estimasi tiba di Labuan Bajo selama 2 hari.
âSaat ini KKP juga sedang dalam proses melakukan identifikasi di lapangan terhadap para korban, khususnya masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak bencana,â ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Menteri Trenggono menegaskan, bantuan harus menyasar langsung nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha kelautan lain yang mata pencahariannya terdampak gempa magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8) lalu.
âDi tengah kita memperingati hari kemerdekaan, saudara-saudara di NTT sedang menghadapi musibah. Karena itu, kemerdekaan juga harus kita maknai dengan hadir dan bergotong royong membantu saudara kita yang membutuhkan,â katanya.
Bantuan Disiapkan Bertahap
Bantuan tahap awal dari kolaborasi KKP dan Pemprov Sultra berupa bahan makanan dan obat-obatan. Setelah proses identifikasi selesai, KKP akan menyalurkan bantuan lanjutan dari Jakarta berupa makanan cepat saji, pakaian layak pakai, selimut, hingga mesin genset.
Sejak hari pertama bencana, KKP telah membentuk tim satuan tugas, membuka posko tanggap bencana, dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.Â
Penggunaan Kapal Pengawas untuk misi kemanusiaan ini juga pernah dilakukan KKP saat membantu korban bencana di Sumatra.
âIni adalah bentuk solidaritas kita sebagai satu bangsa, bahwa ketika ada saudara kita yang membutuhkan, kita hadir dan saling menguatkan,âtutup Menteri Trenggono.
- nelayan
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
- gempa Flores
- Penanganan Korban Gempa NTT
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo
-
KPK Limpahkan Berkas Silmy Karim Cs ke JPU, Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA Masuk Tahap II.
-
Garam Bima Naik Kelas! Sudah Halal, Kantongi BPOM dan Siap Saingi Garam Impor
-
Jadwal Asian Games 2026: Panahan Berpeluang Tambah Medali bagi Kontingen Merah Putih
-
Nilai Ekspor Tilapia RI Tertinggi di Dunia, Tapi Pasar Eropa Baru 8,1 Persen
-
VMS Dimatikan, 28 ABK Disiksa di Laut Arafura, Modus Kapal Ikan Terbongkar
-
Said Iqbal Nilai RUU Ketenagakerjaan Atur Skema Upah yang Lebih Baik daripada UU Cipta Kerja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.