Kekeringan Ekstrem Landa Jerman, Sektor Peternakan Jadi Korban Terparah

Kamis, 13 Agu 2026, 16:28 WIB

MOSKOW - Kekeringan berkepanjangan yang melanda sebagian besar wilayah Jerman mulai mengancam kelangsungan sektor pertanian dan peternakan di negara tersebut, demikian diperingatkan Menteri Pertanian Jerman Alois Rainer.

"Kekeringan yang terus berlanjut memberikan beban berat bagi para petani. Mereka berada dalam kondisi cemas, dan banyak yang memandang minggu-minggu mendatang dengan kekhawatiran besar," kata Rainer sebagaimana dikutip saluran televisi Jerman, NTV.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/BERND WEISSBROD/GETTY IMAGE

Rainer menyampaikan bahwa dirinya telah melaporkan situasi terkini di sektor pertanian kepada pemerintah pusat Jerman.

Ia menjelaskan bahwa dampak kekeringan bervariasi di setiap wilayah, mulai dari penurunan hasil panen hingga peningkatan risiko kebakaran hutan. Namun, tekanan paling berat dirasakan oleh para peternak.

"Situasinya sangat sulit, khususnya pada sektor peternakan," kata Rainer, seraya menambahkan bahwa di beberapa wilayah Jerman, kekeringan telah memicu gangguan serius pada pasokan pakan ternak.

Benua Eropa saat ini tengah mengalami salah satu gelombang panas paling ekstrem dalam beberapa tahun terakhir, dengan Spanyol, Portugal, Prancis, Italia, dan Yunani menjadi negara yang terdampak paling parah.

Pada akhir Juni lalu, Menteri Pertanian Prancis Annie Genevard juga menyatakan bahwa suhu panas ekstrem yang tidak biasa telah menyebabkan kerusakan signifikan pada sektor pertanian di negaranya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.