Kebakaran di Camp Area Pelawangan Sembalun Gunung Rinjani Berhasil Dipadamkan

Rabu, 12 Agu 2026, 17:03 WIB

LOMBOK TIMUR -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan kebakaran permukaan lahan di sekitar kawasan camp di Pelawangan di jalur pendakian Sembalun kawasan Gunung Rinjani, Lombok, telah berhasil dipadamkan.

"Kebakaran lahan di kawasan Rinjani Lombok itu telah berhasil dikendalikan," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardi di Mataram, Selasa.

Ket. Foto: Petugas gabungan Balai TNGR saat melakukan pemadaman kebakaran lahan di kawasan gunung Rinjani di Lombok Timur, Senin (10/8). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Balai TNGR

Ia mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi pada Senin 10 Agustus 2026 sore dan tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan pemadaman dan pengendalian api.

"Kebakaran yang membakar vegetasi permukaan dengan luas sekitar 1,6 hektare akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada malam harinya," kata Astekita Ardi.

Pihaknya mengapresiasi tim maupun pemandu dan porter yang turut turun langsung membantu memadamkan api serta mengamankan pengunjung.

"Sinergi dan kepedulian bersama menjadi kekuatan penting dalam menjaga keselamatan dan kelestarian Rinjani," katanya.

Sebelumnya, Tim Polsek Sembalun melaksanakan patroli sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, pengunjung, dan para pendaki, dalam mengantisipasi kebakaran lahan di Gunung Rinjani.

Kapolsek Sembalun Iptu Lalu Subadri mengatakan kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) itu menyasar para pengunjung dan masyarakat yang berada di kawasan TNGR, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sembalun mengajak seluruh masyarakat dan pengunjung, khususnya para pendaki, untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya karhutla.

"Warga kami imbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak membuat api unggun maupun melakukan pembakaran sampah di kawasan yang berpotensi menimbulkan kebakaran," katanya.

Selain memberikan imbauan secara langsung, Kapolsek Sembalun juga menyarankan kepada pihak TNGR agar memasang banner berisi imbauan pencegahan karhutla di lokasi yang mudah dilihat oleh para pengunjung dan pendaki.

"Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung upaya pencegahan karhutla, sekaligus menjaga keamanan dan kelestarian kawasan TNGR," katanya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.