Hitung-hitungan Indonesia Melawan Tiongkok

Kamis, 24 Sep 2026, 06:38 WIB

ICHINOMIYA - Langkah tim bulu tangkis Indonesia di nomor beregu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menyisakan satu laga. Tim beregu putra berhasil melangkah ke final setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Thailand 3-1. Sedangkan tim putri harus puas membawa pulang medali perunggu setelah dihentikan Tiongkok dengan skor 0-3 di Ichinomiya, Rabu (23/9).

Kemenangan atas Thailand membawa Jonatan Christie dan kawan-kawan ke partai puncak yang akan berlangsung Kamis (24/9). Tiongkok sudah menunggu sebagai lawan terakhir. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi kesempatan Indonesia menutup nomor beregu dengan medali emas sebelum persaingan beralih ke nomor individu.

Ket. Foto: Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dalam ajang Asian Games Aichi Nagoya 2026. — Sumber: Foto: PP PBSI

Indonesia sebenarnya memulai semifinal dengan langkah kurang meyakinkan. Jonatan harus mengakui keunggulan tunggal putra Thailand Kunlavut Vitidsarn dalam dua gim, 17-21, 14-21. Thailand pun unggul 1-0. Namun, situasi segera berubah, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menyamakan kedudukan setelah mengalahkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 21-13, 21-19.

Fajar/Fikri sempat tertinggal 8-11 pada interval gim kedua, tetapi mampu membalikkan keadaan setelah menjalankan instruksi pelatih.

Momentum Indonesia semakin kuat setelah Alwi Farhan membawa Merah Putih berbalik unggul. Alwi menundukkan Puritat Arree 21-15, 21-13.

Tiket final kemudian dikunci Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Mereka menundukkan Chaloempon C /Worrapol Thongsa-Nga 21-15, 21-13 untuk memastikan kemenangan Indonesia 3-1.

Hitung-hitungan hasil final kira-kira siapa yang bisa diandalkan meraih poin dari kemungkinan lima partai? Katakanlah Shi Yuqi akan mengambil angka perdana atas Jonatan Christie yang sudah kalah dua kali. Ketinggalan 0-1 ini semoga bisa disamakan Fajar/Fikri untuk mengatasi Liang Weikang/Wang Chang. 

Dengan posisi 1-1, kemungkinan Alwi akan terpacu jatuh bangun melawan Li Shifeng. Mungkin di sini hasilnya 50:50. Jadi posisi masih 1,5 sama. Kalau bisa bermain seperti kemarin, mungkin Leo/Daniel bisa berjuang mati-matian melawan He Ji Ting/Liu Yi. Di sini pun kita hitung 50:50 persen menang kalah. Kemungkinan tunggal ketiga bisa diambil oleh Ubed. Jadi harapannya Indonesia menang 3-2. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.