Disbudpar Kota Bandung Gelar Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026
Rabu, 12 Agu 2026, 19:10 WIBBANDUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung berkolaborasi dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tamansari akan menyelenggarakan Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 dalam rangka Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bandung ke-2.
Mengusung tema âNeuleuman Walunganâ, kegiatan akan dilaksanakan pada Sabtu (15/8) bertempat di Kawasan Taman Caskade Tamansari.
Festival ini sendiri menjadi salah satu ruang aktualisasi kebudayaan masyarakat yang mengangkat potensi seni, budaya, lingkungan, kreativitas, serta ketahanan pangan di kawasan Tamansari.
Kegiatan dirancang untuk memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan keberadaan sungai sebagai bagian dari kehidupan perkotaan.
Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 merupakan bagian dari Popolah ke-2 Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bandung 2026 dengan gagasan âMerawat Hubungan Manusia dan Sungaiâ.
Melalui Popolah kedua, masyarakat diajak membangun kembali hubungan dengan Sungai Cikapundung melalui berbagai aktivitas kebudayaan dan lingkungan.
Sungai tidak ditempatkan semata sebagai objek wisata maupun ruang rekreasi, melainkan sebagai bagian dari kehidupan bersama dan ruang sosial masyarakat Kota Bandung.
Penggagas PKKB, Gabriel, menjelaskan pelaksanaan Popolah kedua tidak hanya berfokus pada aktivitas di sungai, tetapi juga mengaktifkan ruang-ruang di sekitar Sungai Cikapundung sebagai satu kesatuan kawasan.
âPopolah kedua tidak hanya melakukan aktivasi di sungai. Ruang-ruang di sekitar Sungai Cikapundung ikut diaktifkan sebagai bagian dari satu kesatuan kawasan,â ujar dia, Selasa (11/8).
Sejumlah ruang, seperti kawasan di bawah Flyover Pasupati, Taman Caskade, dan lapangan futsal, akan menjadi bagian dari rangkaian aktivitas yang saling terhubung.
Rangkaian Festival Seni dan Budaya Tamansari 2026 akan diisi beragam aktivitas, mulai dari kaulinan tradisional Sunda, kukuyaan dan bebersih Sungai Cikapundung, karnaval sungai, lomba masak hasil Buruan Sae, hingga pagelaran seni Sunda.
Kegiatan juga menghadirkan UMKM dan Stand Carnaval sebagai ruang promosi dan pemberdayaan kreativitas masyarakat lokal. ils/I-1
- Disbudpar Kota Bandung
- Festival Seni dan Budaya
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kapan Hari Raya Idul Adha 2025? Kemenag akan Gelar Sidang Isbat pada 27 Mei
-
PSS Sleman Jalani Dua Laga kandang Pertama Tanpa Penonton
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Hari Ini Hingga Rp9.000 per Gram
-
Sebut Muslimat NU Mitra Utama Lapangan, Gubernur Pramono Resmikan Sekretariat Baru
-
Yogyakarta Kian Dilirik Turis Asing, Kunjungan Wisman via YIA Capai 10.887 Orang
-
Cegah Kemacetan Panjang, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Pakansari Saat Laga Indonesia vs Vietnam
-
Kemenperin Genjot Pendidikan Sistem Ganda, Lulusan Vokasi Makin Dekat ke Industri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.