Gubernur Jatim Raih Penghargaan Dwija Praja Nugraha dari PB PGRI
Senin, 10 Agu 2026, 13:27 WIBSURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) atas komitmennya memajukan pendidikan dan kesejahteraan guru di Jatim.
âSyukur Alhamdulillah, terima kasih kepada Pengurus Besar PGRI atas penghargaan yang diberikan, dan penghargaan ini adalah apresiasi sekaligus pelecut semangat dan komitmen Pemprov Jatim untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata,â kata Khofifah di Surabaya, Senin (10/8).
Penghargaan tertinggi PB PGRI tersebut diserahkan langsung Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. dalam audiensi bersama Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Khofifah mengatakan penghargaan itu menjadi pemacu semangat Pemprov Jawa Timur, khususnya Dinas Pendidikan Jatim, untuk terus mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat.
Menurut dia, penghargaan tersebut merupakan akumulasi prestasi sektor pendidikan di Jawa Timur yang melibatkan murid, wali murid, guru, kepala sekolah, dan institusi pendidikan.
"Pendidikan adalah kunci untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas dan generasi emas, meningkatkan taraf hidup dan memutus mata rantai kemiskinan, semua dari pendidikan," katanya.
Ia menyebut Jatim menjadi provinsi dengan jumlah murid terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri selama tujuh tahun berturut-turut melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sejak 2019 hingga 2026.
"Jawa Timur juga menjadi provinsi yang berhasil meraih Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional Tahun 2026 keempat kalinya secara berturut-turut, sekaligus mengukuhkan Jawa Timur sebagai barometer pendidikan vokasi nasional," katanya.
Selain itu, Jatim mencatatkan 45.839 medali dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per 12 Mei 2026 dari berbagai ajang kompetisi pendidikan.
Khofifah menambahkan Pemprov Jatim menyiapkan lebih dari 143 ribu kuota beasiswa pendidikan pada 2026, terdiri atas 81.131 kuota bagi calon murid SMA/SMK swasta dan 62.000 kuota bagi calon mahasiswa baru perguruan tinggi swasta.
âKarena pendidikan berkualitas adalah hak bagi seluruh masyarakat, semua berhak mendapatkan akses yang sama," katanya.
Ia juga menyampaikan pemerintah pusat dan daerah tengah berupaya menyelesaikan persoalan Tunjangan Profesi Guru (TPG) agar kesejahteraan guru semakin baik.
Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi menilai Khofifah memenuhi kriteria ketat penerima Dwija Praja Nugraha karena menunjukkan komitmen kuat melalui kebijakan dan dukungan anggaran pendidikan.
"Dwija Praja Nugraha itu adalah penghargaan tertinggi kami kepada gubernur, bupati, wali kota. Dan dalam hal ini gubernur biasanya itu sangat-sangat sedikit karena kriterianya yang sangat berat,â kata Unifah.
Ia menambahkan Jatim juga dipilih dalam Program Go Public Fund Education oleh Education International karena dinilai memiliki komitmen kuat memperkuat investasi pendidikan publik dan meningkatkan mutu pendidikan.
- Gubernur Jatim
- raih penghargaan
- Dwija Praja Nugraha dari PB PGRI
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pemkot Bandung Siapkan 220 Titik Pengolahan Sampah demi Capai Targetkan Pengurangan Sampah hingga 250 Ton per Hari
-
Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Pemenuhan Hak Anak sebagai Investasi Bangsa
-
Imbal Dagang RI–Filipina Tembus Rp6,29 Triliun, Ini Dampaknya
-
1.166 Jamaah Haji Asal Tulungagung Telah Kembali
-
Pantai Jikumerasa Menjadi Sasaran TNI AL Bersih-bersih Rayakan Hari Lingkungan Hidup
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.