Wisata Simeulue Viral di Medsos, Dampaknya Mulai Terasa
Minggu, 09 Agu 2026, 18:10 WIBBANDA ACEH â Promosi objek wisata melalui media sosial menjadi strategi penting untuk memperluas jangkauan pasar dengan biaya relatif efisien.
Konten yang menarik, konsisten, dan autentik dapat membangun daya tarik destinasi sekaligus mendorong wisatawan mengambil keputusan berkunjung.
Namun, promosi digital harus dibarengi pembenahan akses, fasilitas, dan kualitas layanan agar tingginya eksposur benar-benar berubah menjadi kunjungan dan perputaran ekonomi bagi masyarakat lokal.
Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan objek wisata dan hasilnya memberikan dampak positif terbukti kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh itu mencapai 800 orang hingga Juli 2026.
"Kunjungan wisatawan asing ke Pulau Simeulue hingga Juli 2026 mencapai 800 orang. Wisatawan asing yang berkunjung tersebut dari berbagai negara," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue Zulfatah di Simeulue, Minggu (9/8).
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Simeulue menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1.500 orang pada 2026 Untuk mencapai target tersebut Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus mempromosikan objek wisata di Pulau Simeulue melalui media sosial dan lainnya.
"Kami terus mempromosikan objek wisata di Pulau Simeulue dengan harapan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara tertarik berkunjung ke kabupaten kepulauan di Samudra Hindia ini," katanya.
Selain itu, ia juga mengajak pengelola resor wisata dan masyarakat turut membantu mempromosikan objek wisata di Pulau Simeulue. Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2025-2029 yang mewajibkan pelibatan aktif masyarakat mulai dari penginapan hingga kuliner.
Menurut Zulfatah, objek wisata yang mendominasi dan paling diminati wisatawan asing saat berlibur ke Pulau Simeulue yakni wisata selancar ombak. Selain itu, juga ada wisata alam seperti pantai, air terjun, dan lainnya.
"Wisata selancar menjadi primadona bagi wisatawan asing selama di Pulau Simeulue karena ombaknya besar dan bagus serta memikat peselancar luar negeri," kata Zulfatah.
Zulfatah mengajak masyarakat mendukung pengembangan sektor pariwisata, sehingga kunjungan wisatawan asing maupun nusantara ke Kabupaten Simeulue terus meningkat, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.
"Kami tentu mengajak semua pihak mendukung kemajuan sektor pariwisata. Sebab, kemajuan pariwisata berdampak langsung kepada perekonomian masyarakat," kata Zulfatah.
Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.
Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 96 ribuan jiwa.
- medsos
- promosi wisata
- wisata simeulue
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Janice Tjen Awali WTA 125 Birmingham Open dengan Kemenangan
-
Tangani ODOL, Kemenhub Lakukan Uji Coba Terbatas ETLE
-
Kloter 19 Jadi Penutup Pemulangan Jamaah Haji Debarkasi Banjarmasin.
-
PT KAI Catat Pemesanan 1,15 Juta Tiket Diskon Libur Sekolah
-
Gubernur DKI Jakarta Akan Gratiskan Transportasi hingga Tempat Wisata pada 27–28 Juni
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.