UEFA Nations League: Jadwal Padat Bukan Alasan, Tuchel Minta Pemain Inggris Tampil Habis-habisan
Selasa, 29 Sep 2026, 00:04 WIBLONDON â Thomas Tuchel menegaskan tidak ada ruang bagi Timnas Inggris untuk memilih-milih pertandingan selama jeda internasional. Pelatih The Three Lions itu bahkan menyebut wacana memberikan waktu istirahat kepada sejumlah pemain sebagai âkegilaanâ.
Pernyataan Tuchel muncul di tengah jadwal padat Inggris yang harus menjalani empat pertandingan UEFA Nations League dalam satu periode internasional. Inggris mengawali rangkaian tersebut dengan menghadapi Spanyol pada hari Sabtu.
Berikutnya, Inggris bertandang ke Ceko pada Selasa, menghadapi Kroasia pada Sabtu, sebelum kembali menjamu Republik Ceko pada tanggal 6 Oktober.
Padatnya jadwal tersebut memunculkan pembicaraan mengenai kemungkinan mengistirahatkan sejumlah pemain, terutama mereka yang menjalani musim panas singkat setelah tampil di Piala Dunia. Namun, Tuchel tidak ingin situasi tersebut menjadi alasan bagi pemain untuk mengurangi komitmen mereka.
âSaya tidak menerima telepon dari manajer Premier League. Ketika saya masih menjadi pelatih klub, saya juga tidak pernah menelepon pelatih tim nasional,â ujar Tuchel.
âSaya tidak bisa mengatur menit bermain para pemain. Itu benar-benar mustahil. Mengapa saya harus melakukan itu dan memberikan kesan kepada pemain bahwa tidak masalah untuk mundur selangkah, hanya bermain separuh pertandingan, atau beristirahat dalam satu laga? Saya tidak akan pernah melakukan itu. Itu kegilaan.â
Alih-alih melakukan rotasi besar-besaran, Tuchel justru berharap sebagian besar pemain yang menjadi starter pada pertandingan sebelumnya kembali mengambil tanggung jawab saat menghadapi Ceko di Fortuna Arena, Praha.
Menurutnya, kepercayaan terhadap pemain harus dibangun dengan memberikan mereka tanggung jawab secara konsisten.
âKami ingin memenangkan pertandingan berikutnya. Skenario ideal adalah kembali bermain, kemudian bermain lagi dan lagi, dengan setidaknya enam atau tujuh pemain yang menjadi starter kembali,â kata Tuchel. âDengan begitu, kami memberikan tanggung jawab kepada mereka dan membuat mereka merasa dipercaya.â
Sikap tersebut sejalan dengan pendekatan Tuchel yang sebelumnya menekankan pentingnya komitmen kolektif dari para pemain Inggris. Dalam persiapannya menghadapi Piala Dunia 2026, Tuchel juga menyatakan bahwa ia membutuhkan pemain yang memahami peran dan bersedia mengutamakan kepentingan tim.
Menghadapi Ceko, Tuchel memastikan Inggris tidak akan tampil dengan pendekatan konservatif hanya karena harus menjalani jadwal yang padat.
Ia meminta anak asuhnya tetap memainkan sepak bola agresif dan proaktif. âKami harus proaktif,â tegas Tuchel. âTidak ada ruang untuk mengatur pemain atau bermain dengan gaya yang terlalu berhati-hati. Ini tentang bagaimana tim ingin bermain, bagaimana kami ingin bermain. Jadi, mari kita jalankan.â
Bagi Tuchel, setiap pertandingan dalam rangkaian Nations League merupakan kesempatan untuk mempertahankan intensitas dan membangun konsistensi permainan Inggris.
Setelah menghadapi Ceko, The Three Lions masih harus bersiap menghadapi Kroasia sebelum kembali bertemu Republik Ceko pada awal Oktober.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Mbappe Cedera Lutut, Tinggalkan Timnas Prancis dan Kembali ke Madrid
-
Jangan Diabaikan! Perempuan Penjaga Hutan Bisa Jadi Kunci Tangani Karhutla
-
Cegah ISPA, Dinkes Kepulauan Riau Anjurkan Warga Pakai Masker
-
Deretan Pelatih Baru Siap Unjuk Gigi di UEFA Nations League 2026-27
-
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.