Bapanas Optimistis Stok Pangan Tetap Kuat Hadapi Kemarau
Minggu, 28 Jun 2026, 19:45 WIBJAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) optimistis ketahanan pangan nasional tetap kuat menghadapi musim kemarau dan potensi El Nino. Kesiapan itu ditopang produksi pangan yang terjaga serta Cadangan Pangan Pemerintah yang memadai.
Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, mengatakan pemerintah telah mengantisipasi potensi kekeringan sejak dini. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan produksi, stok pangan, dan koordinasi bersama pemerintah daerah.
"Kami sudah mengantisipasi daerah defisit melalui produksi dan stok pangan. Pemerintah memiliki CPP dan CPPD yang dikelola pusat serta pemerintah daerah," kata dia.
Menurut Sarwo, pemerintah terus berkoordinasi dengan BMKG memantau perkembangan cuaca. Petani juga mendapat sosialisasi pola tanam sesuai kondisi iklim.
"Cuaca masih cukup normal sehingga belum memengaruhi pertanaman. Produksi tetap meningkat dan petani mengikuti pola tanam sesuai anjuran pemerintah," ucap dia.
Hingga Juni 2026, produksi beras diproyeksikan mencapai 19,2 juta ton. Jumlah itu melebihi kebutuhan konsumsi nasional semester pertama sebesar 15,4 juta ton.
Surplus produksi sekitar 3,7 juta ton sebagian besar telah diserap Bulog. Sepanjang tahun ini Bulog menyerap sekitar 3,2 juta ton setara beras dari petani.
Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah juga terus dilakukan melalui berbagai program pemerintah. Hingga 26 Juni 2026, realisasinya telah mencapai sekitar 1,07 juta ton.
Sementara itu, stok beras pemerintah yang dikelola Bulog mencapai sekitar 5,17 juta ton. Jumlah tersebut menjadi stok tertinggi dalam sejarah pengelolaan cadangan beras nasional.
Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah telah belajar dari pengalaman El Nino sebelumnya. Karena itu, persiapan dilakukan jauh sebelum musim kemarau berlangsung.
"Kami sudah menyiapkan stok jauh sebelum El Nino datang. Insyaallah stok beras aman sampai Desember, bahkan diperkirakan cukup hingga Mei tahun depan," kata dia.
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan, stok beras nasional akhir 2026 diperkirakan mencapai 16,24 juta ton. Persediaan tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan konsumsi nasional sekitar lima bulan pada 2027. ils/I-1
- Badan Pangan Nasional (Bapanas)
- stok beras
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Korban Selamat Kecelakaan Laut KMP Virgo Dilarikan ke Sejumlah RS di Banjarmasin, Ini Kondisinya
-
Ada Apa di Balik Maraknya Live Tawuran? DPR Minta Polri Gandeng TikTok dan Meta untuk Mengatasinya
-
Pemkab Kotim Raih Penghargaan TP2DD Terbaik di Kalimantan
-
Hunian TOD Tawarkan Kemudahan Mobilitas bagi Generasi Muda
-
Harga Cabai Makin "Pedas"! Redam Gejolak, Bapanas Kirim Stok dari Daerah Surplus
-
Dugaan Curang Beras Fortifikasi Bikin Konsumen Rugi Rp89 Triliun, Ini Kata Kepala Bapanas
-
Dorong Sepeda Motor Hasil Curian, Pemuda Bawa Samurai Kepergok Patroli
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.