Banyumas Ditargetkan Jadi Pusat Pendidikan di Jawa Tengah

Jumat, 07 Agu 2026, 14:45 WIB

PURWOKERTO - Banyumas ditargetkan menjadi salah satu pusat pendidikan di Provinsi Jawa Tengah melalui pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kaliori dan sejumlah fasilitas pendidikan lainnya di Purwokerto.

“Lahan untuk SNT sudah clear, sekarang sedang proses sertifikasi,” kata Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Purwokerto, Jumat (7/8).

Ket. Foto: Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberi keterangan pers terkait rencana pengembangan pusat pendidikan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026). — Sumber: ANTARA

Ia mengatakan pembangunan SNT di Kaliori dilakukan sebagai upaya pemerataan layanan pendidikan sehingga sekolah-sekolah unggulan tidak lagi hanya terkonsentrasi di wilayah pusat Kota Purwokerto.

Menurut dia, langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari visi menjadikan Banyumas sebagai daerah tujuan pendidikan.

Terkait dengan hal itu, ia mengaku tetap mempertahankan usulan agar SNT dibangun di Kaliori meskipun sempat ada usulan untuk memindahkan lokasinya.

"Tujuan saya memecah kerumunan sekolah-sekolah yang bagus-bagus. Jangan hanya di Purwokerto," katanya menegaskan.

Menurut dia, proses pembangunan SNT saat ini telah memasuki tahap penyelesaian administrasi, terutama sertifikasi lahan seluas 3 hektare yang berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Setelah seluruh dokumen rampung, kata dia, pembangunan fisik ditargetkan mulai pada Oktober 2026.

Selain SNT, lanjut dia, di Banyumas saat ini juga sudah ada Sekolah Rakyat berkonsep boarding school atau sekolah berasrama yang memberikan layanan pendidikan secara gratis bagi peserta didik dari keluarga miskin kategori desil 1 hingga desil 2.

“Selain itu, di kawasan Jalan Bung Karno Purwokerto juga akan ada Pusdiklat Kejaksaan. Bahkan, RS Geriatri (Unit Geriatri RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto) sudah diputuskan oleh Kementerian Kesehatan menjadi rumah sakit pendidikan utama,” katanya.

Di sisi lain, kata dia, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto juga meminta dukungan lahan untuk kebutuhan Fakultas Kedokteran beserta rusunawa bagi mahasiswa.

Ia optimistis seluruh program strategis tersebut akan memperkuat posisi Banyumas sebagai salah satu pusat pendidikan dan kesehatan di Jawa Tengah serta meningkatkan daya saing daerah.

"Saya inginnya, cita-cita saya, Purwokerto menjadi pusat pendidikan minimal nomor dua di Jawa Tengah. Potensinya sangat besar karena hampir semua program pendidikan strategis bisa hadir di Banyumas," kata Sadewo.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.