Strategi Baru PBSI: Ester Nurumi Tinggalkan Tunggal Putri, Dipasangkan dengan Lanny Tria Mayasari

Senin, 29 Jun 2026, 19:20 WIB

JAKARTA - PP PBSI memproyeksikan Ester Nurumi Tri Wardoyo beralih dari tunggal putri ke ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari sebagai bagian dari penataan ulang skuad nasional.

Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI Karel Mainaky mengatakan langkah itu untuk memperkuat kedalaman skuad ganda putri Indonesia, terutama menyiapkan pelapis yang bersaing di level internasional.

Ket. Foto: Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo mengembalikan kok ke arah lawannya tunggal putri China Wang Zhi Chi dalam babak 16 besar Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta. — Sumber: ANTARA/Aprillio Akbar

“Saat ini kami sudah memiliki tiga pasangan utama yang menunjukkan konsistensi prestasi. Namun, kami juga harus menyiapkan pelapis yang memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional,” kata Karel dalam keterangan PP PBSI di Jakarta, Senin (29/6).

“Dari hasil evaluasi bersama tim pelatih tunggal putri, kami melihat potensi Ester akan lebih optimal jika diarahkan ke sektor ganda putri,” ujarnya. 

Karel menilai Ester memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan ganda putri modern, terutama kekuatan pukulan, akurasi penempatan bola, dan kemampuan melakukan transisi.

“Ester memiliki power yang baik dari belakang, smash yang kuat, penempatan bola yang akurat, serta kemampuan bergerak dan melakukan transisi yang sangat baik. Modal tersebut sangat penting dalam pola permainan ganda putri saat ini,” ujar Karel.

Lanny dipilih menjadi pasangan Ester karena memiliki kemampuan mengatur permainan di area depan. Kombinasi tersebut diharapkan membentuk pasangan baru yang kompetitif.

“Lanny memiliki kemampuan sebagai playmaker di depan, mampu mengatur tempo dan membuka peluang serangan. Kami berharap perpaduan kekuatan Ester di belakang dengan kreativitas Lanny di depan dapat berkembang menjadi pasangan yang kompetitif,” kata Karel.

Ester/Lanny akan menjalani masa evaluasi melalui lima turnamen internasional. PBSI akan menilai perkembangan mereka tidak hanya dari hasil pertandingan, tetapi juga kerja sama, adaptasi teknis, komunikasi, dan potensi jangka panjang.

“Kami juga akan melihat perkembangan Ester dan Lanny secara menyeluruh selama lima turnamen,” ujar Karel. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.