Pertagas Group Perkuat Dukungan Energi Industri di KEK Sei Mangkei

Sabtu, 20 Jun 2026, 11:25 WIB

JAKARTA – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), memperkuat dukungan terhadap pertumbuhan industri hilir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara, melalui penyediaan energi gas bumi yang andal bagi pelaku industri.

"Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi Pertagas sebagai penyedia infrastruktur energi dan anak perusahaan, PT Pertagas Niaga (PTGN) sebagai penyedia layanan gas bumi bagi pelanggan industri di kawasan tersebut," kata Direktur Utama PT Pertagas Indra P Sembiring dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (20/6).

Ket. Foto: Pertagas, bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero) memperkuat dukungan pertumbuhan industri hilir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. — Sumber: ANTARA

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kesiapan operasional PT Guthrie International Sei Mangkei Refinery (GISMR), perusahaan pengolahan dan pemurnian kelapa sawit yang berlokasi di KEK Sei Mangkei.

"PTGN melaksanakan proses Gas-In dan commissioning sebagai bagian dari tahapan menuju operasi komersial penuh fasilitas tersebut pada Juni 2026," ujarnya.

Dia menuturkan kehadiran GISMR menambah jumlah pelanggan industri yang memanfaatkan gas bumi di KEK Sei Mangkei. Sebelumnya, PTGN telah menyalurkan gas bumi kepada PT Evyap Sabun Indonesia (ESI), perusahaan oleochemical yang beroperasi di kawasan tersebut, dengan volume pasokan mencapai 3.800 MMBTUD.

Pemanfaatan gas bumi oleh berbagai sektor industri di KEK Sei Mangkei menunjukkan semakin pentingnya peran energi gas dalam mendukung efisiensi operasional, peningkatan produktivitas, dan pengembangan industri hilir nasional.

LIndra mengatakan pengembangan pemanfaatan gas bumi di KEK Sei Mangkei merupakan bagian dari upaya Pertagas Group sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina untuk menghadirkan energi yang mendukung pertumbuhan industri dan investasi di kawasan strategis nasional.

“Kehadiran gas bumi tidak hanya mendukung kebutuhan energi pelanggan secara andal, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan industri di kawasan," ucapnya.

Melalui sinergi antara Pertagas dan PTGN, perusahaan itu terus menghadirkan solusi energi yang terintegrasi guna mendukung pengembangan industri hilir yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.

Dalam proses commissioning GISMR, PTGN menyalurkan gas bumi dengan volume berkisar antara 209 hingga 1.330 MMBTU per hari (MMBTUD), sesuai kebutuhan pengujian utilitas pabrik, khususnya untuk operasional boiler sebagai bagian dari rangkaian uji fungsi fasilitas sebelum memasuki tahap operasi penuh.

Sementara itu, President Director PT Pertagas Niaga, Toto Yulianto mengatakan penyaluran gas bumi pada tahap commissioning merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan operasional fasilitas industri sekaligus memperkuat daya saing sektor hilir nasional.

“PT Pertagas Niaga berkomitmen menghadirkan pasokan gas bumi yang andal untuk mendukung kebutuhan energi industri," ucapnya.

Toto berharap pemanfaatan gas bumi dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, sekaligus memperkuat pengembangan kawasan industri strategis seperti KEK Sei Mangkei.

Untuk mendukung penyaluran gas bumi kepada pelanggan industri di KEK Sei Mangkei, Pertagas membangun infrastruktur pipa yang menghubungkan jaringan gas bumi eksisting dengan fasilitas pelanggan.

Pada proyek GISMR, Pertagas membangun pipa interkoneksi menuju area operasional perusahaan sehingga kebutuhan energi dapat dipenuhi secara aman dan andal.

Sementara itu, PTGN sebagai anak perusahaan Pertagas yang bergerak di bidang niaga gas bumi menjalankan peran dalam penyediaan pasokan gas bumi, pengelolaan hubungan komersial dengan pelanggan, serta memastikan penyaluran gas berjalan sesuai kebutuhan operasional industri.

Kolaborasi kedua entitas tersebut menghadirkan layanan energi yang terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan kawasan industri di KEK Sei Mangkei.

Seiring bertambahnya perusahaan yang memanfaatkan gas bumi di kawasan tersebut, Subholding Gas Pertamina optimistis keberadaan infrastruktur dan layanan gas bumi yang andal akan semakin meningkatkan daya tarik investasi, memperkuat pengembangan industri hilir, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional.

  • Pertagas Group

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.