Bukan Sekadar Konsumen, OJK Sebut Generasi Muda Kini Penggerak Ekonomi Digital

Jumat, 31 Jul 2026, 15:05 WIB

JAKARTA – Pemanfaatan inovasi keuangan digital menjadi faktor penting dalam memperluas akses masyarakat dan pelaku usaha terhadap layanan keuangan yang lebih cepat, murah, dan inklusif.

Kehadiran teknologi seperti pembayaran digital, pembiayaan berbasis fintech, hingga layanan perbankan digital mampu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus mendorong produktivitas ekonomi.

Ket. Foto: Ilustrasi - Pembeli memindai kode batang pembayaran nontunai Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) di salah satu kafe di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (24/7/2026). — Sumber: ANTARA/ Auliya Rahman

Namun, keberhasilan inovasi ini tetap bergantung pada penguatan literasi digital, keamanan siber, serta regulasi yang adaptif agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas tanpa meningkatkan risiko bagi konsumen maupun stabilitas sistem keuangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Adi Budiarso menilai generasi muda berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemanfaatan inovasi keuangan digital, diikuti dengan tingginya penetrasi internet di kalangan anak muda.

Ia mengatakan Indonesia memiliki sekitar 211 juta penduduk usia muda yang telah terhubung dengan internet. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus mempercepat transformasi ekonomi digital.

"Ilmu pengetahuan ada di internet, akses pembiayaan ada di internet, investasi juga ada di internet. Karena itu generasi muda memiliki peluang yang sangat besar untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan," kata Adi dalam diskusi mengenai alternative credit scoring, di Jakarta, Kamis (30/7).

Adi mengatakan besarnya penetrasi penggunaan internet di kalangan anak muda dinilai menjadi modal penting untuk memperluas inklusi keuangan, sekaligus mempercepat transformasi ekonomi digital termasuk membuka peluang yang semakin luas terhadap akses pembiayaan, investasi, hingga peningkatan produktivitas usaha.

Menurut dia, pemanfaatan inovasi teknologi keuangan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini masih berada di sektor informal maupun belum memperoleh layanan perbankan (underbanked).

Melalui digitalisasi, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan keuangan secara lebih mudah, mulai dari menabung, memperoleh pembiayaan, hingga berinvestasi.

Adi mengatakan perkembangan teknologi juga memungkinkan masyarakat berinvestasi dengan modal yang lebih terjangkau. Salah satunya melalui aset digital yang memungkinkan investasi dilakukan dalam nominal kecil, termasuk emas digital maupun instrumen berbasis teknologi blockchain yang ke depan diproyeksikan semakin berkembang.

"Sehingga masyarakat kita walaupun masih muda tapi mereka akan semakin bisa punya akses pada informasi untuk meningkatkan produktivitasnya, akses pada layanan sektor keuangan dengan berbagai macam inovasinya seperti credit scoring, sehingga mereka memiliki kemampuan yang sama ya untuk bertumbuh, untuk berkembang,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya menabung sejak usia muda sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang. Menurutnya, sebagian pendapatan yang diperoleh saat ini perlu disisihkan untuk kebutuhan masa depan agar masyarakat memiliki ketahanan finansial.

Adi optimistis bonus demografi yang dimiliki Indonesia hingga menjelang 2038 dapat menjadi momentum mempercepat pertumbuhan ekonomi apabila didukung oleh peningkatan literasi keuangan, inovasi digital, serta akses layanan keuangan yang semakin inklusif.

"Dengan berbagai inovasi tersebut, kami berharap masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan generasi muda, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang melalui pemanfaatan layanan keuangan digital," katanya pula.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.