Atlet Asian Games Dikukuhkan, Voli Janji Beri Kejutan
Kamis, 10 Sep 2026, 06:51 WIBJAKARTA â Kontingen Asian Games 2026 dikukuhkan, terdiri dari 430 atlet yang terjun di 35 cabang olahraga. Tim voli putra berjanji akan memberi kejutan di Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang. Pelatih Timnas Bola Voli Putra Indonesia, Reidel Toiran, menjanjikan timnya mampu memberikan kejutan besar di Asian Games Jepang, 19 September hingga 4 Oktober.
âYa, target kami dapat medali. Anak-anak semangat. Jadi, optimistis nanti di kompetisi bisa ada surprisebesar,â kata Reidel Toiran di Jakarta, Rabu. Menurutnya, meski akan ada tim-tim besar seperti Jepang, India, dan Tiongkok, Indonesia juga datang dengan tekad kuat untuk melangkah jauh.
Timnas Voli Putra Indonesia belum lama ini mencetak sejarah dengan keluar sebagai juara AVC Menâs Cup 2026. Reidel menuturkan, akan memanfaatkan waktu tersisa untuk mematangkan persiapan. âSemua pemain progres bagus dalam mempersiapkan diri,â katanya. Ia menjelaskan tim asuhannya akan bertolak ke Jepang 24 September.
âSekarang masih latihan berat, termasuk fisik,â ujarnya. Reidel menambahkan bahwa saat ini anak-anak dalam kondisi bugar. Tidak ada pemain yang cedera sehingga tinggal memainkan taktik yang dipersiapkan untuk menghadapi persaingan.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selama ini terus mendukung timnas voli. Ia berharap dukungan yang sama terus diberikan agar bisa menancapkan prestasi di Asian Games 2026.
Timnas voli terdiri dari 12 pema. Mereka adalah Dio Zulfikri, Alfin Daniel Pratama, Rama Fazza Fauzan, Sigit Ardian, dan Hendra Kurniawan. Selain itu, ada Ahmad Gumilar, Farhan Halim, Boy Arnez Arabi, Fauzan Nibras, Fahri Septian, M Malizi, serta Fahreza Rakha Abhinaya.
Ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari resmi mengukuhkan Kontingen Indonesia yang berkekuatan 430 atlet dari 35 cabang dengan 145 ofisial.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Todotua Pasaribu menyatakan, selain atlet dan ofisial, Indonesia menyiapkan 78 tenaga pendukung. Mereka terdiri atas dokter, masseur, fisioterapis, serta tim head quarter untuk membantu kebutuhan kontingen selama berada di Jepang.
Todotua menjelaskan, kontingen Indonesia juga telah lebih dulu berangkat menuju Jepang. Tim bola basket dan anggar menjadi rombongan awal yang diberangkatkan. Karena ada abu Krakatau kedua tim menempuh perjalanan darat dari Jakarta menuju Surabaya untuk penerbangan melalui Singapura menuju Jepang. Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.