- Home
-
- Luar Negeri
-
- Zelensky: Russia Siapkan 3...
Zelensky: Russia Siapkan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang di Ukraina
Minggu, 26 Jul 2026, 14:20 WIBKyiv â Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Russia berupaya mendatangkan tambahan 30.000 tentara beserta peluncur rudal dari Korea Utara untuk mendukung operasi militernya di Ukraina.
Dalam unggahan di media sosial X pada Sabtu (25/7) malam, Zelensky mengatakan persiapan penerimaan pasukan tambahan tersebut sedang dilakukan di wilayah Voronezh, Russia, yang berada di dekat perbatasan Ukraina.
Korea Utara sebelumnya telah mengirim ribuan tentaranya untuk membantu Russia menghadapi serangan balasan Ukraina di wilayah Kursk pada 2024. Selain itu, Pyongyang juga memasok persenjataan guna mendukung invasi Russia yang dimulai sejak 2022.
Menurut pemerintah Korea Selatan, sekitar 2.000 tentara Korea Utara telah tewas dalam perang tersebut.
"Russia ingin menerima tambahan 30.000 tentara dari Korea Utara. Sejak Juni, persiapan untuk menerima mereka telah dilakukan di wilayah Voronezh, Russia," tulis Zelensky di platform X.
Ia juga mengeklaim bahwa Korea Utara tengah bersiap mengirimkan tambahan peluncur rudal balistik ke Russia.
"Korea Utara juga sedang mempersiapkan pengiriman peluncur tambahan untuk rudal balistik ke Russia. Ini bukan hanya ancaman bagi Ukraina. Russia membantu Korea Utara mempelajari cara berperang, meningkatkan kemampuan persenjataannya, dan memperoleh pengalaman tempur nyata dalam menggunakannya," kata Zelensky.
Menurutnya, perkembangan tersebut merupakan ancaman bagi seluruh negara di Asia yang berada dalam jangkauan rudal Korea Utara.
Russia dan Korea Utara menandatangani perjanjian bantuan militer pada 2024. Pekan ini, Korea Utara kembali menegaskan dukungannya terhadap perang Russia di Ukraina saat Menteri Luar Negeri Choe Son Hui melakukan kunjungan ke Moskow.
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan bahwa Pyongyang menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh kebijakan dalam dan luar negeri Federasi Rusia untuk mengatasi akar konflik Ukraina serta mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan keadilan internasional.
Menjelang kunjungan Choe, Presiden Russia Vladimir Putin juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Korea Utara melalui sebuah pesan video.
Sebagai imbalan atas bantuan militer tersebut, Korea Utara dilaporkan menerima uang tunai, teknologi militer, serta pasokan pangan dan energi dari Russia guna membantu negara itu menghadapi sanksi internasional yang dijatuhkan terkait program nuklirnya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Dinas Keamanan Ukraina Menganggap Serangan Russia terhadap Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir sebagai Kejahatan Perang
-
Memphis Depay
-
Gubernur DKI Pramono Nilai Bantuan Pembangunan Halte Perkuat Layanan Transjabodetabek
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
-
Wamenpar Ungkap Keunggulan Alam dan Budaya Jadi Modal MICE Bali Mendunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.