Pelatihan Tenaga Kerja Terampil Berbasis Kompetensi di Kota Mojokerto
Selasa, 22 Sep 2026, 22:37 WIBSurabaya - Pemerintah Kota Mojokerto memberikan pelatihan tenaga kerja terampil dan berdaya saing melalui pelatihan berbasis kompetensi.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kota Mojokerto, Selasa, mengatakan dalam pelatihan ini pihaknya bekerja sama dengan Balai Latihan kerja Mojokerto untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja serta membangun kemandirian ekonomi.
"Pada batch II tahun 2026, sebanyak 80 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam lima bidang kompetensi, yakni pemasaran digital, teknisi AC residensial, pembuatan batik tulis, pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, serta pengelola administrasi perkantoran," kata Ning Ita, sapaan akrabnya saat meninjau langsung pelaksanaan pelatihan tersebut.
Sebelumnya, kata dia, batch I telah dilaksanakan pada Juli 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 96 orang yang mengikuti pelatihan pada enam bidang kompetensi, yakni tata boga, pembuatan roti dan kue, desain grafis muda, computer technical support, tata rias kecantikan serta servis sepeda motor injeksi.
Ia mengatakan pelatihan berbasis kompetensi menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menyiapkan masyarakat agar memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung di dunia kerja.
"Pelatihan ini bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi yang paling penting adalah bagaimana keterampilan yang diperoleh benar-benar bisa menjadi bekal untuk bekerja, membuka usaha, maupun meningkatkan kapasitas diri," tuturnya.
Ia mengatakan pelatihan berbasis kompetensi ini memanfaatkan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang dimulai sejak tahun 2024.
"Pada 2024, pelatihan berbasis kompetensi diikuti oleh 257 peserta, 92 orang telah bekerja dan 107 orang berwirausaha. Tahun 2025, jumlah peserta meningkat menjadi 400 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 153 orang telah bekerja dan 102 orang berwirausaha," ucapnya.
Ia berharap seluruh peserta batch II tahun 2026 dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan.
Menurutnya, keterampilan yang diperoleh akan menjadi modal penting bagi peserta untuk meningkatkan daya saing di tengah dinamika kebutuhan dunia kerja.
"Harapannya, setelah selesai mengikuti pelatihan, ada langkah berikutnya. Ada yang terserap di dunia kerja, ada yang mengembangkan usaha sendiri, sehingga keterampilan yang diperoleh benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan," ujarnya.
- pelatihan kerja
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Liga Champions: Sensasi Bodø/Glimt Berlanjut, Sporting Lisbon Dibungkam 3-0 di Aspmyra
-
Benarkah Kesepakatan Damai AS-Iran Telah Final, Apa yang Kita Ketahui Dari yang Tersisa?
-
TPA Burangkeng Disiapkan Jadi Pembangkit Listrik Sampah, Pemkab Bekasi Ajukan Lelang
-
Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS
-
Susun Raperda Petani, DPRD Banjarmasin Gelar Konsultasi Publik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.