Musim Kemarau Datang, Polres Bangka Barat Ajak Warga Cegah Karhutla
Kamis, 23 Jul 2026, 20:02 WIBKepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan warga untuk bersama-sama mewaspadai kemungkinan terjadi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau yang sedang berlangsung saat ini.
"Perlu tindakan pencegahan dari diri masing-masing agar tidak menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah ini," kata Kepala Seksi Humas Polres bangka Barat Iptu Yos Sudarso di Mentok, Kamis.
Ia mengatakan Polres Bangka Barat telah menugaskan para personel Bhabinkamtibmas untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat di desa/kelurahan binaan agar bisa melakukan pencegahan kebakaran secara mandiri.
"Kapolres sudah menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan dengan mengajak seluruh jajaran, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk semakin aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla," katanya.
Dengan pemahaman yang baik dan pengetahuan terkait pencegahan karhutla diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dengan tidak membakar lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini.
Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif Polres Bangka Barat dalam meminimalkan potensi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau.
Menurut dia, kebakaran lahan yang terjadi beberapa hari lalu di lahan kosong di Jalan Tanjungular, Mentok, merupakan salah satu contoh yang harus bisa diantisipasi sejak dini.
Pada kejadian itu, kata dia, personel Polsek Mentok bergerak cepat bersama para petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Bangka Barat sehingga kebakaran yang sempat membesar yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian sehingga tidak meluas ke area sekitar.
Ia mengatakan respons cepat personel merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Menurut dia, dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran tersebut diduga dipicu kelalaian manusia, salah satu kemungkinan karena ada warga yang membuang puntung rokok sembarangan saat kondisi cuaca panas dan angin berembus kencang.
"Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, baik melalui respons cepat terhadap setiap kejadian maupun melalui langkah-langkah pencegahan agar peristiwa serupa dapat dihindari," katanya.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
OJK Soroti 8 Pindar Bermasalah, Industri Fintech Diuji Ketat
-
Langkah Raymond/Joaquin di Final BWF Super 1000 Perkuat Optimisme Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia
-
Kebakaran 7,5 Hektare Hutan dan Lahan di Rokan Hilir Riau Berhasil Dipadamkan
-
Selasa, Samsat Keliling Layani Warga Jadetabek di 14 Titik, Berikut Daftar Lokasinya!
-
Mentan Andi Amran Berkoordinasi dengan Mendag soal Kenaikan HET Minyakita
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.