Gempa M7,7 Guncang NTT, Kodam IX/Udayana Bantu Evakuasi Warga Terdampak.
Sabtu, 15 Agu 2026, 11:20 WIBKodam IX/Udayana membantu proses evakuasi warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7.
âPrioritas utama kami adalah keselamatan warga, membantu proses evakuasi menuju tempat yang aman, memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mendukung pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana,â kata Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution di Denpasar, Sabtu.
Kapendam mengatakan begitu terjadi gempa, prajurit TNI di wilayah terdampak langsung bergerak membantu masyarakat sambil terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait dalam penanganan dampak bencana.
Personel dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, serta Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/WM juga berada di tengah masyarakat untuk membantu proses evakuasi, mendirikan dan mendukung pos-pos pengungsian, memberikan pertolongan kesehatan kepada warga yang membutuhkan, serta mengarahkan masyarakat menuju lokasi yang lebih aman.
Keberadaan prajurit dalam proses evakuasi merupakan bagian dari komitmen TNI, khususnya Kodam IX/Udayana untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat bencana.
âPrajurit TNI tidak hanya bertugas dalam konteks pertahanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan,â ujar Kapendam.
Saat ini personel terus berkoordinasi dengan pemda, BPBD dan unsur terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.
Saat ini pendataan terhadap dampak gempa, baik korban maupun kerusakan materiil masih terus dilakukan dan dikonfirmasi bersama pemerintah daerah serta instansi terkait.
Data yang disampaikan kepada publik akan terus diperbarui berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi di lapangan.
âKami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengikuti perkembangan serta arahan resmi dari BMKG, BPBD, pemerintah daerah maupun aparat di lapangan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas,â kata Kolonel Inf Amrizal Nasution.
Kodam IX/Udayana bersama jajaran kewilayahan memastikan akan terus memonitor perkembangan situasi di wilayah NTT dan memastikan kesiapsiagaan personel tetap terjaga untuk memberikan bantuan apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Proses evakuasi merespons situasi pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT sejak dini hari tadi.
Gempa yang terjadi pada pukul 04.58.24 WIB dengan kedalaman 15 kilometer tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah NTT dan kawasan sekitarnya.
Seiring perkembangan situasi, BMKG menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa tersebut berakhir.
Meski demikian, Kodam IX/Udayana meminta masyarakat di wilayah terdampak tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari BMKG, BPBD, pemerintah daerah, dan aparat keamanan.
- gempa ntt
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Emir Qatar Sampaikan Belasungkawa kepada Presiden Prabowo atas Gempa NTT.
-
Pascagempa Flores, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Lewat FT Labuan Bajo
-
TNI Kerahkan 1.265 Personel dan Salurkan 188 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.
-
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang
-
2 Rumah Sakit Lapangan guna Menangani Korban Gempa NTT
-
Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
-
Gempa Flores Rusak 4 Pasar Tradisional, Mendag: Pasar Inpres Ruteng Ditutup Sementara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.