Disperindag Kepulauan Bangka Belitung Pastikan Stok Cabai–Bawang Cukup

Kamis, 23 Jul 2026, 11:11 WIB

PANGKALPINANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok cabai dan bawang di gudang distributor mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, karena pasokan komoditas tersebut dari luar daerah berjalan lancar.

"Saat ini stok cabai merah, cabai rawit, bawang merah dan putih cukup berlimpah untuk menjaga stabilitas harga," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel, Subekti Saputra, di Pangkalpinang, Babel, Kamis (23/7).

Ket. Foto: Kepala Disperindag Kepulauan Babel Subekti Saputra. — Sumber: ANTARA

Ia menyatakan hasil pemantauan tim Disperindag Kepulauan Bangka Belitung di gudang distributor, saat ini stok stok bawang merah sebanyak 44,6 ton, stok bawang putih sebanyak 37,5 ton, cabai rawit 0,8 ton dan stok cabai merah besar sebanyak 1,2 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, stok kedelai di enam gudang distributor mencapai 313 ton, jagung pakan ternak 2,1 ton, stok kacang tanah sebanyak lima ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Diperkirakan stok pangan ini akan terus bertambah, karena pelaku usaha secara kontinu terus menambah pasokan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini," katanya.

Ia menyatakan ketersediaan bumbu dapur yang mencukupi ini berdampak langsung terhadap penurunan harga komoditas ini, misalnya harga cabai merah keriting turun menjadi Rp40.500 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya Rp42.000 perkilogram.

Harga cabai merah besar turun menjadi Rp40.000 per kilogram dibandingkan sebelumnya Rp42.000 per kilogram, cabai rawit merah turun Rp59.000 per kilogram dibandingkan sebelumnya Rp69.000 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit hijau masih bertahan Rp66.500 per kilogram, bawang merah bertahan Rp34.500 per kilogram, bawang putih honan bertahan Rp36.000 per kilogram, bawang bombai Rp32.000 per kilogram, Harga kedelai impor masih bertahan Rp14.300 per kilogram.

"Kami terus mengintensifkan pemantauan stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat, sebagai langkah antisipasi dini kenaikan harga tinggi yang akan memberatkan ekonomi masyarakat kurang mampu," katanya.

  • Disperindag Babel

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.